IHSG Kembali Anjlok 1,05%, Apa Penyebabnya?

(Unsplash/radargarut.id)
IHSG anjlok lebih dari 3% (Unsplash/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Pasar saham Indonesia kembali diwarnai ketidakpastian di awal perdagangan Rabu 8 Juli 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung meluncur ke zona merah sejak dibuka, melemah tajam 62,95 poin atau 1,05 persen ke level 5.923,55.

Pelemahan ini kontras dengan performa positif sehari sebelumnya, di mana IHSG berhasil menguat 70,43 poin atau 1,19 persen ke level 5.986,50 pada penutupan Selasa 7 Juli 2026.

Menurut analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, pelemahan ini sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal yang semakin memanas. Ketegangan geopolitik global meningkat pasca-serangan Amerika Serikat ke Iran.

Baca Juga:Apakah Shalat yang Tertinggal Bisa Diganti? Panduan Lengkap Menurut IslamBalik Nama Kendaraan Bekas 2026 Tidak Dipungut Biaya: Atasi Kendaraan Bodong

Kondisi tersebut memicu kenaikan harga minyak mentah dunia dan penguatan dolar AS, yang secara langsung menekan bursa saham di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Direktur Reliance Sekuritas, Reza Priyambada, menjelaskan bahwa secara teknikal, IHSG sebenarnya menunjukkan sinyal positif. Candle terakhir berbentuk bullish, sempat menembus Moving Average 20 (MA20), dan Stochastic mengindikasikan golden cross.

Namun, dominasi sentimen negatif dari luar negeri membuat momentum penguatan sulit berlanjut. Priyambada memprediksi pergerakan IHSG pada Rabu ini masih akan cenderung melemah, dengan kisaran support di level 5.890 dan resistance di 6.045.

Dampak terhadap Investor dan Rekomendasi Saham

Pelemahan IHSG kali ini menjadi pengingat bagi investor ritel maupun institusi untuk tetap waspada.

Geopolitik global sering kali menjadi pemicu volatilitas pasar yang sulit diprediksi. Kenaikan harga minyak dan dolar AS tidak hanya membebani emiten berbasis impor, tetapi juga dapat memengaruhi inflasi domestik serta biaya produksi perusahaan.

Meski pasar secara keseluruhan berpotensi tertekan, Reza Priyambada tetap memberikan rekomendasi saham yang layak dicermati hari ini.

Salah satunya adalah MEDC (Medco Energi Internasional) dengan rating Buy. Saham ini menunjukkan kekuatan teknikal yang menarik yaitu harga telah menembus MA5 dan MA20, candle membentuk pola three white soldiers (sangat bullish), serta MACD mengonfirmasi golden cross.

Level Entry MEDC: Rp1.110 – Rp1.140Resistance: Rp1.165 – Rp1.200

Baca Juga:Tiket Commuter Line Garut-Purwakarta Habis Terjual di Musim Libur SekolahKapan Masuk Sekolah Ajaran Baru 2026-2027? Simak Jadwal Lengkap dan Persiapannya

Investor disarankan memantau perkembangan berita geopolitik secara real-time, terutama dinamika hubungan AS-Iran dan respons negara-negara produsen minyak lainnya.

Selain itu, faktor internal seperti kebijakan moneter Bank Indonesia dan data ekonomi domestik juga perlu menjadi perhatian.

0 Komentar