GARUT – Kabupaten Garut menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar pada November mendatang di Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang.
Komitmen tersebut terlihat dari berbagai langkah persiapan yang telah dilakukan, mulai dari penetapan target perolehan medali, pencairan insentif bagi atlet, hingga pemesanan penginapan untuk atlet dan pelatih di sejumlah daerah tuan rumah.
Ketua KONI Garut, Subhan, memastikan bahwa seluruh persiapan kontingen Garut telah berjalan sesuai rencana. Bahkan, hingga saat ini tidak ada kendala berarti yang dihadapi menjelang pelaksanaan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Baca Juga:Insentif Atlet dan Pelatih Garut Naik Jadi Rp300 Ribu, KONI Bidik 70 Emas Porprov3 Janda di Cisewu Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran, Bantuan Pemerintah Diharapkan
“Alhamdulillah semua sudah siap, termasuk penginapan di Bekasi dan di Bogor. Per hari ini semuanya sudah siap,” ujar Subhan.
Menurutnya, KONI Garut sengaja melakukan pemesanan penginapan jauh-jauh hari agar memperoleh lokasi yang strategis, dekat dengan venue pertandingan, sekaligus dengan biaya yang lebih efisien.
“Jangan ditunda-tunda. Kami sudah memberikan uang muka, ada yang Rp1 juta dan ada yang Rp2 juta. Yang penting lokasinya dekat dengan venue dan harganya terjangkau. Kami sudah bergerak dari sekarang,” katanya.
Pada Porprov Jabar 2026, Kabupaten Garut akan mengikuti 53 dari total 73 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Subhan menjelaskan, terdapat sejumlah cabang olahraga yang tidak diikuti karena tidak berhasil lolos babak kualifikasi maupun tidak memiliki atlet yang memenuhi persyaratan.
“Memang kami hanya mengikuti 53 cabang olahraga. Ada beberapa yang tidak lolos, dan ada juga yang memang tidak memiliki atlet, seperti bowling dan terjun payung,” pungkasnya. (*)
