RADARGARUT– Masyarakat diminta semakin waspada terhadap modus penipuan online yang kini memanfaatkan ketertarikan publik terhadap drama China.
Pemerintah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut bersama Gerakan Anti Hoaks (Garut Saber Hoaks) menyebarkan peringatan serius terkait maraknya praktik kejahatan siber ini.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sepanjang periode 1 Januari hingga 20 Mei 2026 tercatat 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal. Salah satu celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan adalah konten hiburan populer seperti drama China.
Baca Juga:Daftar Harga BBM Juli 2026: Berikut List Harga BBM yang Turun!Jadwal Puasa Sunnah Juli 2026 Lengkap: Senin-Kamis hingga Ayyamul Bidh, Ini Niat dan Keutamaannya
Pelaku penipuan kerap mengirimkan tautan (link) melalui media sosial, pesan instan, atau platform streaming palsu dengan iming-iming episode terbaru, akses eksklusif gratis, unduhan ilegal, hingga tawaran hadiah atau pekerjaan.
Setelah korban mengklik tautan tersebut, mereka akan diarahkan ke situs palsu yang meminta data pribadi, kode OTP, PIN, informasi rekening bank, atau bahkan melakukan aktivitas berbahaya lainnya. Akibatnya, banyak korban mengalami kerugian material hingga pencurian identitas digital.
“Pelaku menggunakan rasa penasaran dan ketertarikan masyarakat terhadap konten hiburan untuk menjebak korban,” tulis akun resmi Garut Saber Hoaks dan Diskominfo Garut dalam postingan yang disebarkan ke masyarakat.
Tips Melindungi Diri dari Penipuan Online
Untuk menghindari jebakan ini, masyarakat disarankan melakukan langkah pencegahan berikut:
- Jangan asal klik tautan atau ajakan yang mencurigakan, meskipun tampak menarik.
- Bijak bermedia digital dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu kebenaran informasi sebelum mengklik atau membagikan.
- Lindungi data pribadi, jangan pernah membagikan kode OTP, PIN, atau data keuangan kepada pihak yang tidak dikenal.
- Pastikan situs yang dikunjungi adalah situs resmi (periksa URL dan sertifikat keamanan).
- Laporkan segera ke platform atau pihak berwenang jika menemukan tautan mencurigakan.
Diskominfo Garut dan Garut Saber Hoaks terus mendorong literasi digital di kalangan masyarakat.
“Jadilah pengguna internet yang cerdas dan bijak. Selalu verifikasi informasi sebelum percaya dan membagikannya,” tegas mereka.
Modus ini semakin marak karena drama China memiliki basis penggemar yang besar di Indonesia. Para pelaku kejahatan siber terus berinovasi memanfaatkan tren hiburan untuk melakukan aksi penipuan.
