Kabar Baik! Harga Emas dan Perak Akhirnya Bangkit Kembali

harga emas antam di pegadaian
Harga Emas Antam di Pegadaian hari ini, selengkapnya diartikel ini! Foto: website sahabat.pegadaian.co.id - RadarGarut.id
0 Komentar

RADARGARUT– Harga emas dan perak berhasil berbalik menguat pada perdagangan Kamis 25 Juni 2026 setelah data inflasi Amerika Serikat dirilis sesuai ekspektasi pasar.

Penguatan ini menjadi angin segar bagi investor logam mulia yang sempat khawatir menyusul pelemahan tajam beberapa hari sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, harga emas spot ditutup di level US$4.026 per troy ons, naik 0,63% dalam sehari. Penguatan ini berhasil menghapus sebagian besar penurunan 4,53% yang terjadi dalam dua hari perdagangan sebelumnya.

Baca Juga:Nyanéut Festival 2026 Siap Digelar di Garut: Festival Minum Teh Terpopuler di Indonesia yang Padukan Tradisi dPrabowo Sebut Tak Ada Uang Untuk Gaji Guru, Sementara MBG dan KDMP Terus Makan Anggaran Triliunan

Pada Jumat pagi 26 Juni 2026 pukul 06.27 WIB, emas masih melanjutkan tren positif dengan berada di kisaran US$4.027,52 per troy ons.

Kenaikan harga emas dipicu oleh data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang naik 4,1% year-on-year hingga Mei 2026. Angka ini sesuai proyeksi ekonom dan menjadi yang tertinggi sejak April 2023.

Meski inflasi masih panas, pasar merespons positif karena tidak lebih buruk dari perkiraan, sehingga meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang terlalu agresif dalam waktu dekat.

Dolar AS pun melemah, membuat emas yang dihargai dalam greenback menjadi lebih menarik bagi investor asing. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS juga turun tipis.

Menurut David Meger dari High Ridge Futures, stabilitas harga emas hari ini banyak dipengaruhi oleh data PCE yang sesuai ekspektasi.

Meski demikian, pasar masih mewaspadai tekanan inflasi ke depan. Peluang The Fed menaikkan suku bunga pada Desember 2026 kini berada di kisaran 80%, turun dari 85% sebelum rilis data.

Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan harga emas karena mengurangi daya tarik aset non-yield seperti logam mulia. Harga perak juga ikut membaik seiring sentimen positif di pasar logam mulia.

Baca Juga:Pakar Anak Sebut Pelibatan Anak Dalam Aksi Demo Bisa Menjadi Bentuk Eksploitasi Anak Oleh PolitikDPR Tanggapi Fenomena Siswa Ikut Demo Dukung MBG: Sebut Jangan Sampai Kegiatan Demo Ganggu Sekolah

Secara keseluruhan, penguatan ini menandakan potensi pemulihan bagi kedua komoditas tersebut di tengah ketidakpastian ekonomi global. Investor disarankan terus memantau perkembangan kebijakan moneter The Fed dan data inflasi mendatang untuk keputusan investasi yang lebih tepat.(*)

0 Komentar