RADARGARUT– Rabu Wekasan atau Rebo Pungkasan, yang jatuh pada hari Rabu terakhir bulan Safar (bertepatan dengan 12 Agustus 2026), sering kali dikaitkan dengan berbagai mitos di tengah sebagian masyarakat.
Hari tersebut kerap dipersepsikan sebagai waktu turunnya kesialan, musibah, atau bahkan bala yang perlu “dihindari” dengan cara-cara tertentu. Namun, dalam islam sendiri tidak ada satu pun hari atau bulan yang secara inheren membawa keburukan.
Setiap waktu adalah milik Allah SWT, dan kebaikan serta keburukan semata-mata bergantung pada ketetapan-Nya serta amal perbuatan manusia.
Baca Juga:Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan SKB 3 MenteriFIFA Resmi Loloskan Indonesia sebagai Tuan Rumah ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Tinggal Finalisasi Kontrak Host
Lembaga keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menegaskan bahwa tidak ditemukan hadis shahih yang menyatakan Rabu terakhir bulan Safar sebagai hari sial.
Oleh karena itu, sikap yang tepat bukanlah ketakutan atau menggantungkan nasib pada hari baik dan buruk, melainkan menjadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk bermuhasabah, memperkuat tauhid, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Alih-alih terjebak dalam mitos, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan secara umum. Berikut lima amalan sunnah yang sangat baik dilakukan pada momen Rabu Wekasan.
1. Memperbanyak Shalat Sunnah
Umat Islam dapat mengisi hari ini dengan shalat sunnah mutlak atau shalat hajat. Ibadah ini menjadi sarana memohon ketenangan jiwa, perlindungan, dan ridha Allah SWT.
Yang perlu digarisbawahi adalah niatnya murni sebagai shalat sunnah biasa, bukan sebagai ibadah khusus yang diwajibkan atau diyakini hanya untuk Rabu Wekasan. Dengan konsistensi melaksanakan shalat sunnah, hati menjadi lebih tenang dan hubungan dengan Sang Pencipta semakin erat.
2. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Jadikan hari ini sebagai momen evaluasi diri. Lantunkan kalimat thayyibah seperti tasbih, tahmid, dan takbir, serta perbanyak istighfar.
Amalan ini membantu membersihkan hati dari noda dosa, mengingatkan kita akan kelemahan sebagai hamba, dan membuka pintu ampunan Allah. Dzikir yang dilakukan dengan khusyuk akan menumbuhkan rasa syukur dan ketenteraman batin.
Baca Juga:Polres Garut Gagalkan Penyalahgunaan 2.877 Benih Lobster, Tiga Tersangka Diamankan dan Benih DilepasliarkanDiskon 20% Taman Air Sabda Alam Garut Khusus Pemilik KIA dan IKD, Berlaku hingga November 2026
3. Membaca dan Mentadaburi Al-Qur’an
Mengaji Al-Qur’an, baik Surah Yasin maupun surah-surah lainnya, memberikan syafaat dan ketenteraman hidup.
