Nyanéut Festival 2026 Siap Digelar di Garut: Festival Minum Teh Terpopuler di Indonesia yang Padukan Tradisi d

(Istimewa)
Garut jadi tuan rumah Festival Nyaneut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Kabupaten Garut akan menjadi tuan rumah salah satu event budaya paling dinanti tahun ini. Nyanéut Festival 2026 resmi dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026 mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai di Lapangan Situgede, Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Mengusung tema “Mapag Dangiang Larang Srimanganti”, festival ini menghadirkan konsep festival minum teh terpopuler di Indonesia yang tidak sekadar menyajikan minuman, melainkan menjadi ruang kolaborasi antara tradisi, rasa, seni, dan warisan leluhur Sunda.

“Nyanéut” sendiri dalam bahasa Sunda berarti menyeruput atau menikmati teh dengan cara yang khas dan penuh penghayatan. Festival ini diharapkan menjadi magnet wisata budaya sekaligus mendukung ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Baca Juga:Sejumlah Relawan SPPG Akui Tercekik Masalah Ekonomi Akibat Pemberhentian Sementara MBGPelaku Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan Taufik Hidayat Ditangkap di Majalaya

Melalui semangat “Sawala Budaya: Ekonomi Kreatif Menopang Ketahanan Budaya”, penyelenggara ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Rangkaian acara yang disiapkan sangat lengkap dan kaya akan nilai budaya. Festival diawali dengan prosesi sakral Prosesi Mapag Cai (penyambutan air) dan Prosesi Nyanéut. Kemudian dilanjutkan dengan Pasar Budaya yang menampilkan berbagai produk lokal, kuliner tradisional, serta kerajinan khas Garut.

Pengunjung juga akan dimanjakan dengan penampilan seni yang memukau, di antaranya Kidung & Rajah, Musik Kolaborasi Etnik, penampilan megah 100 Penari Karatagan Cigedug, Terbangang, Kaulinan Barudak Lembur (permainan anak kampung), Geprak Tongkat, hingga Gelar Teh Nusantara yang memamerkan keberagaman teh dari seluruh Indonesia.

Puncak acara akan dimeriahkan oleh Special Performance dari grup musik legendaris Samba Sunda yang dikenal dengan perpaduan musik tradisional Sunda dan modern yang magis. Penampilan mereka di malam hari dipastikan akan menciptakan suasana yang syahdu dan tak terlupakan di tengah hamparan pedesaan Cigedug.

Ketua panitia menyampaikan bahwa Nyanéut Festival bukan hanya sekadar hiburan, melainkan upaya konkret menjaga identitas budaya Sunda di tengah arus modernisasi.

“Kami ingin generasi muda semakin mencintai dan melestarikan warisan leluhur melalui pengalaman yang menyenangkan dan edukatif,” ujarnya.

0 Komentar