Ditengah Fiskal Garut Defisit, Bantuan 2 Juta Per KK Sudah Disalurkan Pada Tahap Pertama

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana. (Rizka/Radar Garut)
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Program bantuan hidup hebat atau keluarga hebat, merupakan salah satu janji politik pasangan Syakur-Putri ketika maju menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Garut, Marlinda Siti Hana, mengatakan bahwa ditengah kondisi ekonomi dan fiskal Garut yang sangat kurang ini, bantuan 2 juta per KK tetap disalurkan.

“Itu di tengah ekonomi seperti ini, di tengah fiskal kita yang sangat berkurang, Pak Bupati dan Bu wakil masih bisa berpikir bagaimana mengalokasikan anggaran untuk bantuan ini,” ujarnya.

Baca Juga:Garut Mundur dari Tuan Rumah MTQ Jabar 2026, Sekda: Butuh Anggaran Minimal Rp15 MiliarKontingen Garut Berangkat ke Jambore Nasional XII, 32 Penggalang Siap Unjuk Kemampuan

Ia menyebutkan, untuk bantuan 2 juta per KK ini peruntukannya untuk 1.000 KK, dan disalurkan menjadi 2 tahap, artinya Rp1.000 ditahap pertama.

“Nah, kemarin kita kan launching-nya, tadinya kan sekali ya itu dalam klausul awal itu 2 juta per keluarga, tapi karena beliau pengennya biar tidak cepat habis, jadi diambil sejuta dulu,” sebutnya.

Marlinda mengatakan, pencairan tahap satu sudah disalurkan pada bulan Juni, dan tahap dua rencananya akan disalurkan di bulan Desember mendatang.

“Insyaallah Desember nanti untuk tahap 2 sesuai arahan Bapak dan Ibu. Kan memang dua kali kan, jadi per 6 bulan sekali. Intinya mah agar uangnya tidak cepat habis,” katanya.

Selain itu, pada tahap pertama banyak yang tidak mendapatkan namun diambil kepala keluarga nya yang usianya paling tua.

Lanjut dia, skema pencairan bantuan 2 juta per kk ini dapat dilakukan oleh penerima bantuan ke kantor pos, dengan catatan membawa surat resmi dari Dinas Sosial.

Sambung Marlinda, bahwa dalam satu desa terkadang ada dua hingga tiga orang yang mendapatkan bantuan program tersebut.

Baca Juga:SDN Sukanagara Masuk Program Revitalisasi, Usai Kotoran Kelelawar Penuhi Ruang KelasDishub Garut Tetapkan 16 Titik Parkir Resmi di Kawasan Perkotaan

Terkait kendala pada penyaluran tahap satu di bulan Juni, menurut Marlinda, secara keseluruhan tidak ada, namun sempat dilakukan cleansing di Disdukcapil dikarenakan ada sekitar 30 orang yang sudah meninggal.

“Enggak ada tuh. Kemarin cuman kebetulan kan kita beberapa kali kita edit-edit lagi, di-cleansinglah ya di Dukcapil,” ucapnya.

Sementara itu, bantuan 2 juta per KK ini dipastikan tidak akan bertumpang tindih dengan bantuan seperti PKH, BPNT, BLT Kesra. Serta, diprioritaskan untuk desil 1 dan 2 yang belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

0 Komentar