PSSI Garut Sebut Talenta Sepak Bola Lokal Terus Bermunculan

Sekjen PSSI Garut, Yuyus. (Ale/Radar Garut)
Sekjen PSSI Garut, Yuyus. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Talenta sepak bola asal Kabupaten Garut dinilai terus bermunculan. Sejumlah pemain asli Garut bahkan telah berhasil menembus level tertinggi sepak bola nasional, seperti Liga 1 Indonesia.

Beberapa nama yang disebut berhasil berkiprah di kompetisi profesional di antaranya Fitrul, Rival, Ardi Ramdani, dan sejumlah pemain lainnya.

Sekretaris Jenderal PSSI Garut, Yuyus M Kartawijaya membenarkan bahwa potensi atlet sepak bola asal Garut cukup besar. Menurutnya, hampir di seluruh kecamatan terdapat klub maupun sekolah sepak bola yang aktif melakukan pembinaan.

Baca Juga:Disperindag ESDM Bertahap Revitalisasi Sejumlah Pasar di Garut420 Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi Agroforestry, Disiapkan Jadi Tenaga Kerja dan Wirausahawan

“Kalau berbicara dibawah naungan PSSI atau anggota PSSI ada 61 klub di Garut. Tapi kalau dari luar, artinya SSB itu masih banyak lagi,” ujar Yuyus.

Yuyus mengatakan, dengan adanya 61 klub anggota PSSI Garut serta ratusan sekolah sepak bola lainnya, peluang lahirnya pemain yang mampu menembus Liga 2 maupun Liga 1 Indonesia terbuka lebar.

Ia mencontohkan beberapa klub seperti Pamong Praja, Putra Asgar, dan D’Patriot yang memiliki sejumlah pemain muda berkualitas. Meski masih berusia muda, bakat para pemain tersebut dinilai sudah mulai terlihat.

“Jadi klub yang jadi anggota atau dibawah naungan PSSI itu wajib punya SSB, kan SSB dimulai dari usia 9,10 hingga 13 tahun. Disana terlihat banyak ko pemain pemain yang mungkin kedepannya akan bisa mengharumkan nama Garut,” imbuhnya.

Menurut Yuyus, jumlah klub anggota PSSI Garut kemungkinan masih akan bertambah seiring berjalannya waktu. Namun, setiap klub yang ingin bergabung harus memenuhi persyaratan administrasi dan tahapan verifikasi.

“Katakan misalnya SSB Buana, dia ingin sekali menjadi anggota PSSI. Tapi dia harus mengajukan permohonan untuk menjadi anggota, lalu nantinya akan di verifikasi. Kalau lolos nanti akan disahkan dalam kongres PSSI,” jelasnya.

Yuyus menambahkan, menjadi anggota PSSI Garut merupakan modal penting bagi klub untuk bisa mengikuti kompetisi resmi, termasuk Piala Soeratin. Melalui kompetisi tersebut, para pemain muda berpeluang menunjukkan kemampuan dan mewakili Garut di tingkat provinsi.

Baca Juga:Bupati Garut Turunkan Tim Inspektorat Awasi SPMB 2026/2027, Antisipasi Kecurangan di SekolahDisparbud Garut Percepat Penerapan E-Ticketing, untuk Cegah Pungli di Destinasi Wisata

“Kalau jadi anggota PSSI nantinya bisa ikut Soeratin, Usia 13 dan 15 itu pesertanya berasal dari anggota PSSI. Jadi nanti sistemnya seluruh klub anggota PSSI itu ditandingkan. Nah, yang juara akan mewakili Garut ke tingkat Provinsi,” pungkasnya. (*)

0 Komentar