RADARGARUT– Jakarta kembali menjadi pusat perhatian nasional pada Kamis, 11 Juni 2026. Setidaknya tiga kelompok masyarakat berbeda akan menggelar aksi demonstrasi secara bersamaan di berbagai titik strategis ibu kota.
Polisi tidak tinggal diam dan telah menyiagakan ratusan personel untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, aksi demonstrasi pertama akan digelar pukul 11.00 WIB oleh Asosiasi Anti Korupsi Indonesia Raya.
Lokasi unjuk rasa berada tepat di depan Kantor Pusat Bank BRI di Jalan Jenderal Sudirman. Aksi ini kemungkinan besar menyoroti isu-isu korupsi yang masih menjadi sorotan publik, terutama di sektor perbankan dan keuangan negara.
Baca Juga:Tuan Holla, Sahabat Petani dan Budaya Sunda yang Abadi di GarutRUU Polri Berhasil Disahkan, Ini Poin yang Masyarakat Khawatirkan
Tak berselang lama, pada waktu yang sama (11.00 WIB), Forum Perjuangan Maluku Utara juga akan turun ke jalan. Mereka memilih depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih, Menteng, sebagai lokasi aksi. Meski belum diungkap secara detail tuntutannya, aksi ini mencerminkan keresahan masyarakat daerah terhadap isu-isu nasional yang berdampak pada kesejahteraan lokal.
Puncaknya akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB, ketika massa dari Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan yang terdiri dari LMND, HMI MPO, GMNI, PMKRI, SEMMI, PMII, IMM, KAMMI, HIKMAHBUDHI beserta elemen masyarakat lainnya akan berunjuk rasa di Jalan Merdeka Selatan.
Lokasi ini sangat strategis karena berada di kawasan pemerintahan pusat, dekat dengan Istana Negara dan berbagai kementerian. Aksi ini berpotensi menarik perhatian lebih besar mengingat jumlah kelompok yang terlibat.
Untuk mengamankan ketiga aksi tersebut, kepolisian mengerahkan 607 personel gabungan. Personel ini akan disebar di lokasi-lokasi rawan untuk memastikan demonstrasi berlangsung damai dan sesuai hak konstitusional masyarakat.
Polisi juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, tergantung volume massa yang turun. Pengguna jalan diminta menghindari kawasan demonstrasi dan mencari alternatif rute untuk mengantisipasi kemacetan parah yang biasa terjadi di Jakarta saat aksi besar.
Kepolisian mengimbau seluruh warga Jakarta dan sekitarnya untuk tetap tenang serta mendukung jalannya demonstrasi secara damai. Bagi yang tidak terlibat, disarankan bekerja dari rumah (work from home) jika memungkinkan, atau memilih jalur alternatif yang telah disiapkan.
