Cara Simpan Daging & Jeroan Kurban Iduladha Agar Tidak Cepat Rusak, Kata Ahli IPB!

(Istimewa)
Cara simpan daging kurban dan jeroan agar tahan lama (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Idul adha 2026 baru saja berlalu, namun bagi banyak keluarga Indonesia, momen ini menyisakan “harta karun” berupa daging dan jeroan kurban dalam jumlah melimpah.

Sayangnya, tanpa penanganan yang tepat, daging segar yang kaya protein ini bisa cepat membusuk, berbau, atau bahkan menyebabkan keracunan makanan.

Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Dr. Tuti Suryati, yang merupakan pakar teknologi hasil ternak, memberikan panduan lengkap dan praktis agar daging serta jeroan kurban tetap aman dan bergizi hingga berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Baca Juga:iQoo Z11 dan Z11x Resmi Diluncurkan! Berikut Daftar HarganyaDLH Bandung Punguti 112 Ton Sampah Sisa Konvoi Persib Juara: Didominasi Oleh Sampah Flare dan Botol Minuman

Langkah Awal yang Penting Sebelum Penyimpanan

Menurut Dr. Tuti, penanganan awal adalah kunci utama. Begitu daging dan jeroan diterima, segera pisahkan keduanya. Jeroan (seperti hati, limpa, paru, usus, dan babat) lebih cepat rusak dibandingkan daging otot biasa karena kandungan air dan nutrisi yang tinggi.

Cuci keduanya menggunakan air bersih mengalir. Pastikan tidak ada sisa tanah, pasir, rumput, bulu, atau kotoran yang menempel. Proses pencucian ini sangat krusial untuk mengurangi risiko bakteri seperti E. coli dan Salmonella.

Setelah dicuci, tiriskan daging hingga benar-benar tidak menetes air. Kelembaban berlebih menjadi musuh utama penyimpanan daging karena dapat mempercepat pertumbuhan mikroba.

Cara Penyimpanan yang BenarUntuk Daging:

  • Potong dan kemas sesuai porsi konsumsi keluarga (misalnya 250 gram atau 500 gram per kemasan). Ini memudahkan saat akan dimasak tanpa harus mencairkan semuanya sekaligus.
  • Gunakan plastik transparan food grade yang tidak berbau atau wadah kedap udara.
  • Simpan di freezer (-18°C atau lebih rendah) untuk penyimpanan jangka panjang (bisa bertahan 3 sampai 6 bulan).

Jika hanya untuk beberapa hari, simpan di bagian chiller kulkas (0 sampai 4°C), maksimal 2–3 hari.

Untuk Jeroan:

Dr. Tuti menekankan hal krusial bahwa jeroan sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dibekukan. Jeroan mentah sangat rentan terhadap bakteri.

Setelah dimasak (direbus atau ditumis hingga matang), dinginkan suhu ruang, lalu kemas dan simpan di freezer. Dengan cara ini, jeroan bisa bertahan hingga 2 sampai 3 bulan.

Proses Thawing (Pencairan) yang Aman

Jangan pernah mencairkan daging beku di suhu ruang atau dengan air panas, karena hal itu justru menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri berkembang biak. Cara terbaik adalah memindahkan daging dari freezer ke chiller kulkas semalaman atau beberapa jam sebelum dimasak. Setelah itu, masak segera hingga matang sempurna.

0 Komentar