GARUT – Kirab budaya yang digelar di Kabupaten Garut berlangsung semarak dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga momentum untuk mendorong pembangunan daerah dan menggali kembali sejarah lokal.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan bahwa kirab budaya memberikan dampak positif dalam membangkitkan kembali kebanggaan masyarakat terhadap budaya Sunda yang selama ini mulai terabaikan.
“kalau saya sih melihat baha efeknya bagus ya yang pertama tadi meningkatkan kebanggaan sebagai warga Sunda dimana budaya yang selama ini ada itu agak terabaikan dibangkitkan kembali, yang namanya Mahkota Binokasi itu tidak pernah keluar sejak tahun 70. itu adalah simbol simbol kebesaran orang Sunda dulu ini kan dibangkitkan kembali dan juga kan tadi kebersamaan diantara kita dan kekompakan warga Sunda,” tuturnya.
Baca Juga:Viral, Diduga Siswi SMK Negeri di Garut yang Mewarnai Rambutnya Dicukur PaksaRibuan Warga Padati Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga Alun-alun Garut
Ia juga melihat langsung partisipasi berbagai daerah di Jawa Barat yang turut memperkuat nilai kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
“khususnya melalui kabupaten-kabupaten di Jawa Barat itu kan diundang oleh kota pilihan kita begitu hebat budaya Sunda ini satu kabupaten satu, coba kalau tiap desa wah dahsyat kekuatan,” katanya.
Menurutnya, budaya merupakan identitas sekaligus keunggulan yang tidak dimiliki daerah lain, meskipun dalam pelaksanaannya tetap ada perbedaan pandangan di tengah masyarakat.
“saya selalu bilang bahwa budaya itu adalah ciri dan keunggulan karena tidak punya tempat lain punya seperti itu. Nah cuman ya tadi kan selalu ada yang beda pendapat kan bukan berarti kan tidak dibangun,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan seringkali diidentikkan dengan hal-hal fisik, namun dampak kebahagiaan masyarakat juga menjadi hal penting yang tidak bisa diabaikan.
“Tapi kan dibangun itu harus selalu kelihatan yang fisik kan tadi Coba lihat di jalan video gak bisa dihitung gembira semua,” katanya.
Lebih lanjut, kirab budaya ini dinilai menjadi pemicu untuk menggali lebih dalam sejarah Garut yang masih belum tersusun secara utuh.
Baca Juga:Dishub Garut Siapkan Rekayasa Lalin Jelang Kirab Budaya Milangkala Tatar SundaKorsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah Panggung di Karangpawitan Garut
“Nah ini jadi semacam trigger supaya kita lebih dalam lagi menggali tentang sejarah Garut,” ucapnya.
