RADARGARUT– Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan nasional dan internasional dengan digelarnya Garut International Kite Festival (GIKF) 2026. Festival Layang-Layang Dunia ini akan berlokasi di Cisarupan, sebuah “hidden gem” yang kini resmi menjadi tuan rumah acara bertaraf internasional.
Dengan latar belakang alam yang memukau, Cisarupan dipilih karena hamparan alamnya yang luas, udara pegunungan yang sejuk, serta panorama spektakuler antara Gunung Cikuray dan Gunung Papandayan.
Dihimpun dari berbagai sumber, pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Cisarupan menawarkan kombinasi sempurna antara keindahan alam dan kondisi cuaca yang ideal untuk menerbangkan layang-layang raksasa dari berbagai negara.
Baca Juga:Harga BBM Terus Melambung: Pertamina Dex Sentuh Angka Rp27.000Rupiah Kian Merosot! Sentuh Angka Rp 17.400 per Dolar
Langit biru cerah dipadukan dengan angin yang stabil membuat lokasi ini menjadi tempat yang sangat pas untuk festival layang-layang bertaraf dunia.
Beragam jenis layang-layang akan memenuhi langit Cisarupan, mulai dari layang-layang tradisional Indonesia yang sarat nilai budaya hingga layang-layang modern berdesain futuristik dan raksasa berbentuk karakter unik seperti paus, naga, dan burung elang yang terlihat pada desain poster resmi festival.
Acara ini akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli sampai dengan 2 Agustus 2026 di tempat Agrowisata Tepas Papandayan.
Potensi Besar untuk Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Keberadaan GIKF 2026 diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Garut.
Selain menyaksikan ribuan layang-layang menghiasi langit, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kegiatan pendukung seperti pameran UMKM, kuliner khas Garut, workshop membuat layang-layang, serta atraksi budaya Sunda.
Lokasi Cisarupan yang masih alami memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang mendambakan destinasi baru di luar keramaian pantai atau gunung konvensional.
Pemerintah Kabupaten Garut bersama para penyelenggara terus mempersiapkan segala infrastruktur dan fasilitas pendukung agar festival berjalan lancar dan memuaskan. Berbagai pihak seperti sponsor, komunitas layang-layang nasional, serta asosiasi pariwisata turut mendukung penuh gelaran ini.
Baca Juga:Persib Bandung Unggul Tipis 1-0 Lawan PSIMDengar Aspirasi Ojol, Prabowo Tuntut Perusahaan Ojol Tak Pangkas Komisi 10%
Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pertunjukan layang-layang dari berbagai belahan dunia, tetapi juga momentum promosi pariwisata Garut yang semakin melesat.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung, disarankan mengikuti update resmi melalui Instagram @gikf.id dan website www.gikfestival.id. Festival ini dipastikan menjadi salah satu event pariwisata tahunan Garut yang paling dinantikan.(*)
