Dengar Aspirasi Ojol, Prabowo Tuntut Perusahaan Ojol Tak Pangkas Komisi 10%

(Disways)
Goto siap hormati arahan presiden terkait kesejahteraan ojol (Disways)
0 Komentar

RADARGARUT– Dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 di Monas, Prabowo menyoroti potongan komisi aplikator yang selama ini mencapai 20 persen sebagai hal yang tidak adil.

Ia tegas meminta potongan tersebut diturunkan di bawah 10 persen, bahkan disebut-sebut mendekati 8 persen melalui Perpres yang akan diterbitkan.

“Para driver ojol bekerja keras, mempertaruhkan keselamatan setiap hari di jalan. Mereka yang dapat uang, bukan aplikator yang mengambil porsi besar,” tegasnya.

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Garut Mei 2026, Simak Detail Syarat dan Lokasinya!Keberuntungan Besar Mengguyur Mei 2026: 3 Shio Ini Diprediksi Menuai Sukses Luar Biasa!

Pernyataan ini langsung menjadi angin segar bagi ratusan ribu driver ojol yang selama ini merasa beban komisi terlalu berat, terutama di tengah naiknya harga bahan bakar, biaya perawatan kendaraan, dan tekanan ekonomi pasca-pandemi.

Respons Gojek: Siap Kajian dan Koordinasi

Menanggapi arahan Presiden, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui Direktur Utama/CEO Hans Patuwo menyatakan akan segera melakukan pengkajian mendalam.

“Saat ini kami akan melakukan pengkajian untuk memahami detail, implikasi, dan penyesuaian yang diperlukan sesuai dengan peraturan tersebut,” ujar Hans dalam keterangan resminya pada 3 Mei 2026.

Gojek menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar platform tetap memberikan manfaat berkelanjutan bagi mitra driver, pelanggan, dan ekosistem secara keseluruhan.

Sebagai salah satu unicorn terbesar di Indonesia, Gojek memiliki jutaan mitra driver yang menjadi tulang punggung operasionalnya. Penurunan komisi ini dipastikan akan memengaruhi model bisnis mereka, termasuk subsidi promo dan investasi teknologi.

Grab Indonesia Hormati Arahan Presiden

Sikap serupa ditunjukkan Grab Indonesia. Chief Executive Officer Neneng Goenadi menyatakan pihaknya menghormati arahan Presiden Prabowo yang disampaikan dalam pidato Hari Buruh.

“Sebagai mitra jangka panjang dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, kami tetap berkomitmen mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Neneng.

Baca Juga:Masyarakat Banjiri Stasiun Bekasi Timur Dengan Doa dan Karangan BungaKAI Beri Jaminan Pendidikan Anak Korban Meninggal di Bekasi Timur

Grab masih menunggu penerbitan resmi Peraturan Presiden agar bisa meninjau detail lebih lanjut. Neneng menekankan bahwa perubahan struktur komisi ini merupakan perubahan mendasar terhadap cara kerja platform digital sebagai marketplace.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mengimplementasikan perubahan ini. Tujuannya melindungi Mitra Pengemudi, menjaga keterjangkauan harga bagi konsumen, sekaligus memastikan keberlanjutan industri,” tambahnya.

0 Komentar