IHC 2026 Digelar di Garut, Atlet Horsebow dari Enam Provinsi Adu Ketepatan

istimewa
IHC 2026 Digelar di Garut, Atlet Horsebow dari Enam Provinsi Adu Ketepatan
0 Komentar

GARUT – Kabupaten Garut menjadi titik pertemuan atlet panahan horsebow dari berbagai daerah melalui gelaran Indonesia Horsebow Competition (IHC) 2026 yang berlangsung di Sarana Olahraga Jayaraga, Sabtu (19/9/2026).

Kompetisi yang diselenggarakan Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Pengcab Kabupaten Garut tersebut diikuti peserta dari enam provinsi, yakni Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Lampung dengan jumlah peserta 472 orang.

Ketua FESPATI Pengcab Garut, Alif Firmansah, mengatakan IHC 2026 digelar sebagai ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet horsebow dari berbagai kelompok usia.

Baca Juga:HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-RamcekKurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Perempuan di Hotel Cirebon, Motif Diduga Cemburu

“Alhamdulillah IHC 2026 bisa dilaksanakan di Garut dan diikuti peserta dari enam provinsi. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena menunjukkan bahwa horsebow semakin berkembang dan diminati oleh masyarakat dari berbagai daerah,” ujar Alif.

Menurutnya, kehadiran peserta dari luar Jawa Barat juga menunjukkan bahwa kompetisi horsebow semakin memiliki ruang untuk berkembang secara nasional.

Alif berharap IHC tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan atlet, pelatih, komunitas, serta pegiat panahan tradisional dari berbagai wilayah.

“Yang kami harapkan bukan hanya lahir juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi tempat silaturahmi, bertukar pengalaman dan mengukur kemampuan atlet. Dari sini kita juga bisa melihat perkembangan pembinaan horsebow di masing-masing daerah,” katanya.

Kegiatan IHC 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut.

Sebanyak delapan kategori dipertandingkan dengan jarak yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia.

Kategori U-9 putra dan putri bertanding pada jarak 5 meter, U-12 pada jarak 10 meter, U-15 menggunakan jarak 15 meter, sementara kategori dewasa putra dan putri bertanding pada jarak 30 meter.

Baca Juga:Saat Motor Mogok di Tanjakan Kopi, Call Center 110 Jadi Jalan Datangnya PertolonganRumah Panggung di Banjarwangi Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

Alif mengatakan pembagian kategori tersebut menjadi bagian dari pola pembinaan berjenjang yang dilakukan dalam olahraga horsebow.

“Pembinaan memang harus dimulai sejak usia dini. Anak-anak diberikan ruang bertanding sesuai kemampuan dan usianya. Semakin bertambah usia, jarak dan tantangannya juga meningkat. Dengan pola seperti ini kita berharap regenerasi atlet bisa terus berjalan,” jelasnya.

Pada kategori U-9 putra, Muhammad Alfatih Reihan Artha berhasil meraih juara pertama, disusul Haykal Ahmad Abqori di posisi kedua dan Fareeq Aiman Lazuardy di peringkat ketiga.

0 Komentar