IHC 2026 Digelar di Garut, Atlet Horsebow dari Enam Provinsi Adu Ketepatan

istimewa
IHC 2026 Digelar di Garut, Atlet Horsebow dari Enam Provinsi Adu Ketepatan
0 Komentar

Sementara kategori U-9 putri dimenangkan Arisha Zhafira. Arsyila Shafiyyah Abdilla Karim menempati posisi kedua dan Annasya Salsabila Putri berada di posisi ketiga.

Pada kelompok U-12 putra, Aditya Naufal Abiyyu Kurniawan tampil sebagai juara pertama. Arsakha Benzema Agriawan meraih juara kedua dan Muhammad Alfatih Reihan Artha menempati posisi ketiga.

Sedangkan kategori U-12 putri dimenangkan Azkiya Namira, disusul Sholihatunnisa Hanifatul Labibah dan Nadhira Thafana Syaakira Dibrata.

Baca Juga:HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Jabar Luncurkan Jawara Lalu Lintas dan E-RamcekKurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Perempuan di Hotel Cirebon, Motif Diduga Cemburu

Aditya Naufal Abiyyu Kurniawan kembali mencatatkan prestasi dengan menjadi juara pertama U-15 putra. Raza Haidanusiddiq Alfarizy berada di posisi kedua dan Akbar Pratama Putra meraih juara ketiga.

Pada kategori U-15 putri, Azkiya Namira juga kembali menjadi yang terbaik, diikuti Salwa Nurfadilah dan Emily Yoshe Fauzan.

Sementara pada kategori dewasa putra, Adnan Ali Bashar berhasil meraih juara pertama. Firmansyah Sirajudin Yusuf menempati posisi kedua dan Abu Zayid berada di posisi ketiga.

Adapun kategori dewasa putri dimenangkan Meyke Rosalina Pantow, disusul Ayusnita Widya Astuti dan Riyana.

Alif berharap penyelenggaraan IHC dapat terus berlanjut dan berkembang dengan jumlah peserta maupun daerah yang lebih luas.

“Kami ingin Garut bukan hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tapi juga menjadi salah satu daerah yang aktif membina atlet horsebow. Mudah-mudahan ke depan pesertanya semakin banyak, skalanya semakin besar, dan dari Garut juga lahir atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

Menurut Alif, potensi pengembangan horsebow di Garut cukup besar, terutama dengan tumbuhnya minat dari kelompok usia anak hingga dewasa.

Baca Juga:Saat Motor Mogok di Tanjakan Kopi, Call Center 110 Jadi Jalan Datangnya PertolonganRumah Panggung di Banjarwangi Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

“Ini olahraga yang punya nilai tradisi, konsentrasi, kedisiplinan dan ketepatan. Kami ingin masyarakat semakin mengenal horsebow, terutama generasi muda, sehingga olahraga ini terus berkembang dan memiliki regenerasi yang kuat,” pungkasnya. (*)

0 Komentar