Polsek Bungbulang Tertibkan Siswa Dengan Knalpot Brong, Sembilan Unit Kendaraan Berhasil Diamankan

(Istimewa)
Polsek Bungbulang amankan sembilan unit motor dengan knalpot brong milik siswa (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif, Polsek Bungbulang Polres Garut kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan penertiban knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus memberikan edukasi langsung kepada generasi muda.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bungbulang Iptu Giyono bersama personel Polsek Bungbulang dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Bungbulang.

Baca Juga:209 Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Dibatalkan Imbas Dari Gunung Anak Krakatau ErupsiWaspada Hujan Abu Vulkanik! 5 Langkah Ampuh Lindungi Kesehatan Anda dan Keluarga

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan yang digunakan pelajar dan warga di sekitar lokasi. Dari hasil operasi, sebanyak sembilan unit knalpot brong atau knalpot non-standar berhasil diamankan.

Kapolsek Bungbulang Iptu Giyono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pengguna kendaraan bermotor.

“Penertiban ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami menghimbau para pengguna kendaraan agar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan dan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Iptu Giyono saat ditemui awak media.

Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis tidak hanya menimbulkan polusi suara, tetapi juga berpotensi mengganggu konsentrasi belajar di sekolah, mengusik ketenangan warga di pemukiman sekitar, serta meningkatkan risiko kecelakaan karena suara yang terlalu keras dapat mengurangi kewaspadaan pengendara lain.

Oleh karena itu, penertiban di lingkungan sekolah dinilai sangat tepat karena menyasar langsung para pelajar sebagai pengguna kendaraan yang cukup dominan.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pihak sekolah. Givi, salah seorang guru, mengapresiasi langkah kepolisian dalam melakukan penertiban knalpot tidak standar.

“Kami mendukung program ini karena penggunaan knalpot tidak sesuai spek sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar agar lebih tertib dan disiplin dalam menggunakan kendaraan bermotor,” kata Givi.

Baca Juga:BGN Ungkap 80-90% Kasus Keracunan MBG Berasal Dari Pelanggaran SOPPengangguran Masih Tinggi, Ketersediaan Lapangan Kerja Dinilai Belum Sebanding dengan Pertumbuhan Angkatan Ker

Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting agar siswa memahami bahwa berlalu lintas bukan sekadar soal sampai tujuan, melainkan juga soal tanggung jawab terhadap lingkungan dan orang lain. Knalpot standar tidak hanya memenuhi ketentuan hukum, tetapi juga mencerminkan sikap disiplin dan kepedulian sosial.

0 Komentar