Peserta dari Luar Garut Keluhkan PJU di SOR RAA Adiwijaya Banyak yang Padam

Kondisi malam hari gelap tidak ada lampu penerangan di komplek SOR RAA Adiwijaya Garut. (Ale/Radar Garut)
Kondisi malam hari gelap tidak ada lampu penerangan di komplek SOR RAA Adiwijaya Garut. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Kondisi penerangan di kawasan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya Garut kembali menjadi sorotan. Sejumlah peserta dari luar daerah mengeluhkan banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar kompleks olahraga tersebut yang tidak berfungsi.

Keluhan itu disampaikan peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Barat 2026 cabang olahraga futsal yang digelar di Kompleks SOR RAA Adiwijaya dan berakhir pada 27 Agustus 2026 lalu.

Bukan hanya peserta futsal dari luar Garut, keluhan serupa juga datang dari peserta Liga Desa Voli yang saat ini tengah berlangsung di kawasan tersebut.

Baca Juga:Korsleting Listrik Picu Hanguskan Rumah di Cilawu Garut, Kerugian Tembus Rp150 Juta10 Nama Lolos Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Garut Masa Kerja 2026-2031

Bahkan, persoalan penerangan tidak hanya terjadi di luar arena. Saat pertandingan berlangsung, aliran listrik disebut beberapa kali tiba-tiba padam sehingga pertandingan harus dihentikan.

“Tim kami sedang bertanding, tiba-tiba listrik mati. Pertandingan pun dihentikan beberapa menit. Sudah main, listrik mati lagi,” ujar Nedi, warga Cibatu.

Menurutnya, kondisi tersebut tentu cukup mengganggu jalannya pertandingan. Ia menilai keluhan peserta dari luar daerah sangat wajar karena persoalan penerangan juga dirasakan oleh masyarakat Garut sendiri.

Sebelumnya, sejumlah peserta dari luar Garut juga mengeluhkan kondisi PJU di area luar gedung olahraga. Banyak lampu yang disebut padam sehingga kawasan tersebut terlihat gelap, terutama pada malam hari.

“Stadion sepak bola dan GOR sebagus ini, kenapa bagian luarnya gelap gulita? Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujar salah seorang official tim futsal asal Karawang.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pemain dan official dari daerah lain yang mengikuti kegiatan olahraga di SOR RAA Adiwijaya Garut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengakui bahwa pihaknya memang menerima banyak keluhan terkait kondisi penerangan di lingkungan SOR.

Baca Juga:250 Becak Listrik Tiba di Garut, Segera Disalurkan untuk Pengayuh BecakWarga Desa Sukarasa Samarang Olah Sampah Mandiri, Petugas Harapkan Perhatian Kesejahteraan dari Pemkab Garut

“Memang benar banyak keluhan soal penerangan. Jadi saya bergabung ke sini memang kondisinya sudah seperti ini. Tentunya ini akan kami bahas,” kata Asep.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Satria Budi, menjelaskan bahwa kewenangan penerangan di kawasan stadion atau SOR RAA Adiwijaya terbagi.

0 Komentar