Beberapa proses yang tengah dipersiapkan di antaranya pemasangan stiker, penyerahan kepada Pemkab Garut, serta pelatihan bagi calon pengguna.
“Sekarang masih dalam proses, ya di antaranya pasang stiker, penyerahan ke Pemkab Garut, dan pelatihan. Kemungkinan pelatihan juga di Pendopo,” ucapnya.
Program becak listrik tersebut merupakan bagian dari penyaluran bertahap yang dilaksanakan di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Baca Juga:Penertiban PKL Masuh Alot, Pemkab Garut Tak Ingin Hanya Bongkar dan GusurPKL Area Kantor Bupati Ditata, Ketua DPRD Garut Nilai Tidak Akan Mengganggu Aktivitas ASN
Garut menjadi salah satu daerah yang masuk dalam proses verifikasi dan penyaluran tahap awal.
Ade berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancar sehingga bantuan tersebut benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan dapat membantu meningkatkan aktivitas serta penghasilan para pengayuh becak.
Warga Diminta Waspada Penipuan
Di tengah proses pendataan dan penyaluran bantuan, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas program dan meminta sejumlah uang.
Ade menegaskan, proses pengajuan maupun pendataan penerima becak listrik tidak dipungut biaya.
“Kalau ada orang yang mengaku mendata kemudian meminta uang, itu tidak benar. Tidak pernah ada pemungutan apa pun,” ucapnya.
Dengan begitu, masyarakat yang menjadi calon penerima diimbau tidak memberikan uang kepada pihak mana pun yang mengatasnamakan program becak listrik.
Sebanyak 250 unit becak listrik yang kini berada di kompleks Pendopo menjadi tahap awal dari total alokasi 300 unit untuk Kabupaten Garut.
Baca Juga:Rumah Emak Nonok Ludes Terbakar, Lansia 78 Tahun Ini Juga Tak Lagi Terdata Penerima BansosRp51 Miliar Digelontorkan, PUPR Garut Sebut Perbaikan Jalan Kabupaten dan Desa Capai 40 Persen
Setelah seluruh proses administrasi, pemasangan identitas kendaraan, dan pelatihanrampung, bantuan tersebut diharapkan segera dapat digunakan oleh para pengayuh becak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. (Ale)
