Anggaran Ketahanan Pangan Nasional di Garut Terpangkas Efisensi, Tahun 2026 Hanya Rp31 Miliar

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Dedi. (Rizka/Radar Garut)
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Dedi. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

Namun demikian, pihaknya bersama Bupati Garut berharap dan menginginkan agar program pada bidang Pertanian ini terlaksana.

“Tetapi tetap bahwa harapan dan keinginan Pak Bupati atensi wabilkhusus kepada petani di dalamnya agar ada beberapa kegiatan yang memang betul fokus mendukung dan kita hadir bersama petani,” lanjutnya.

Lebih jauh, menurut Dedi, untuk kedepannya Pemkab Garut akan memberikan edukasi kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa terutama di bidang Pertanian.

Baca Juga:Hanya 5 LPK di Garut Kantongi Sending Organization untuk Penempatan Kerja ke JepangPetani Garut Keluhkan Hasil Tani Tak Terserap MBG, Distan Ungkap Masalah Upstaker dan Bandar

“Maka nanti ada edukasi tentang anak-anak nih agar paham dan tahu, ulah sampai kieu ‘teu jadi cita-cita hayang jadi petani teh nya’ saha nu neruskeun engke? Nah, sehingga Pak Bupati mengharapkan ada edukasi kepada para pelajar yang nanti akan melanjutkan kita,” harapnya.

Ia menambahkan, selain itu juga perlunya pemahaman teknologi, dikarenakan saat ini semuanya serba menggunakan teknologi, seperti penyiraman lahan pertanian menggunakan drone.

“Makanya kita juga berharap bahwa Bupati mengharapkan ada pemanfaatan teknologi meskipun sederhana. Sehingga petani paham ketika nanam teh, ‘Oh ieu teh tanah teh asam’ kan kudu alatna atuh bisa tahu asam dan basa, nah sudah mengarahkan seperti itu,” pungkasnya. (*)

0 Komentar