Klinik Armina Hadir Buka Layanan Ibu dan Anak, Bupati Garut Harapkan Bisa Menekan AKI dan AKB

Bupati Garut Monitoring Grand Opening Klinik Utama Armina di Kecamatan Samarang. (Rizka/Radar Garut)
Bupati Garut Monitoring Grand Opening Klinik Utama Armina di Kecamatan Samarang. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Garut terus didorong melalui penguatan layanan kesehatan, salah satunya hadirnya Klinik Utama Armina, di Kecamatan Samarang.

Pembina Klinik Utama Armina, dr.Helmi Budiman, mengatakan klinik Armina ini sebetulnya klinik untuk ibu dan anak, akan tetapi pada regulasi sekarang bisa menerima pasien spesialis yang lain.

“Dan sekarang itu aturan yang baru, regulasi yang baru, klinik utama itu boleh apa saja, makanya klinik utama. Tapi ini kan kita merujuk ke regulasi yang lama pakai ibu anak gitu,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Baca Juga:Relawan LH Garut Belum Dapat Upah, Pemkab Siapkan BPJS Ketenagakerjaan hingga Skema Outsourcing 2027PPPK Paruh Waktu Dikabarkan Naik Status Jadi Penuh Waktu 2027

Ia menyampaikan, yang ditawarkan klinik Armina ini spesialis anak yang dikhususkan untuk menangani tumbuh kembang, dan memang di Garut selama ini kurang terkait pelayanan penanganan tumbuh kembang anak.

“Karena selama ini penanganan tumbuh kembang di Kabupaten Garut lebih banyak dirujuk ke Bandung. Mudah-mudahan ini nanti bisa alternatif untuk berobat masyarakat Garut yang anaknya bermasalah dalam hal tumbuh kembang,” katanya.

Untuk saat ini, kata dr.Helmi, baru hanya ada dua spesialis, dan dengan total jumlah bed sekitar 18 bed. “Rawat inap ada. Ada rawat inap, disini ada 18 bed,” ucapnya.

dr. Helmi menyebutkan, di Klinik Armina belum bisa melayani menggunakan BPJS, dikarenakan belum mendapatkan izin dari BPJS.

“Jadi ini belum BPJS karena proses untuk mendapatkan izin BPJS itu lama, ya. Jadi kalau ini dapat izin juga bisa menerima BPJS” sebutnya.

Ia menjelaskan, bahwa klinik ibu dan anak di Kabupaten Garut hingga sekarang hanya ada Klinik Bunda Alya dan Klinik Armina ini.

“Nah, di kita tuh kan sangat jarang ya, kemudian rumah sakit ibu anak di kita belum ada. Kalau rumah sakit ibu anak belum ada, ya alternatifnya adalah membuat klinik ibu anak lebih banyak,” jelasnya.

Baca Juga:Premi Asuransi Petani di Garut Masih Ditanggung Pemkab, Klaim Kerugian Bisa Capai Rp6 Juta per HektareDPRD Garut Dukung Peralihan Status Jalan Pembangunan ke Provinsi, Dinilai Bisa Mengurangi Beban Anggaran

Dengan begitu, hadirnya Klinik Armina ini menjadi solusi bagi Pemkab Garut untuk menekan AKI dan AKB.

“Ini mudah-mudahan jadi solusi juga nanti buat Pak Bupati menghadapi penurunan angka kematian ibu anak,” harapnya.

0 Komentar