Muhammad Harun Al Rasyid jadi Nahkoda Baru Rutan Garut Gantikan Muchamad Ismail

istimewa
Muhammad Harun Al Rasyid jadi Nahkoda Baru Rutan Garut Gantikan Muchamad Ismail
0 Komentar

BANDUNG – Estafet kepemimpinan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut resmi bergulir. Muhammad Harun Al Rasyid mendapat amanah baru sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Garut menggantikan Muchamad Ismail.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat manajerial dan non-manajerial di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Barat yang berlangsung di Lapangan Utama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Rabu (19/8/2026).

Pelantikan dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, Bc.IP., S.Pd., M.Si., dengan jumlah pejabat yang dilantik mencapai 81 orang.

Baca Juga:19 Atlet Panahan Tradisional Garut Bersiap Berlaga di Kejurnas FESPATI 2026, Terbanyak se-Jawa BaratRealisasi Belanja APBN KPPN Garut hingga Juli 2026 Tembus Rp2,69 Triliun

Dari jumlah tersebut, sebanyak 64 merupakan pejabat manajerial, sedangkan 17 lainnya merupakan pejabat non-manajerial atau fungsional yang mendapat penugasan baru di sejumlah satuan kerja Pemasyarakatan Jawa Barat.

Dalam momentum tersebut, Rutan Garut tidak hanya memiliki kepala rutan baru. Posisi Kepala Pengamanan Rutan Garut juga kini dipercayakan kepada Reyvandi Guzel.

Sementara itu, Muchamad Ismail yang sebelumnya menjabat Kepala Rutan Kelas IIB Garut mendapat amanah baru sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Kelas I A Banceuy Bandung.

Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, menegaskan jabatan yang diberikan kepada setiap pejabat merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, tanggung jawab, dan keteladanan. Setiap pejabat harus mampu memberikan kinerja terbaik di satuan kerja masing-masing,” tegas Yudi.

Ia juga mendorong para pejabat yang baru dilantik agar cepat beradaptasi dengan lingkungan dan tanggung jawab barunya serta mampu membangun soliditas di dalam organisasi.

“Segera beradaptasi, perkuat soliditas dan hadirkan inovasi. Rotasi maupun promosi jabatan harus menjadi energi untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan Pemasyarakatan,” katanya.

Baca Juga:HUT ke-81 RI, Remisi Jadi Kado Kemerdekaan bagi Warga Binaan Rutan dan Lapas GarutJalan Banjarwangi–Singajaya Dapat Kucuran Rp42 Miliar

Pergantian kepemimpinan di Rutan Garut diharapkan membawa semangat serta gagasan baru dalam melanjutkan berbagai program pembinaan, pengamanan dan pelayanan yang telah berjalan.

Muhammad Harun Al Rasyid kini akan memegang tongkat kepemimpinan untuk melanjutkan pengelolaan Rutan Garut dengan tetap mengedepankan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, berintegritas dan humanis.

0 Komentar