RS Manggarai Tak Memadai, Sejumlah Korban Gempa NTT Terpaksa Dirawat Di Tenda

(Disways)
Korban bencana gempa NTT terpaksa dirawat di tenda medis sementara karena RS Manggarai tak memadai (Disways)
0 Komentar

Atap, tembok, dan sejumlah ruangan penting seperti ruang operasi, farmasi, hingga laboratorium dilaporkan rusak sehingga tidak dapat digunakan secara normal. Sebelumnya, ratusan pasien dari beberapa fasilitas kesehatan di Manggarai, termasuk RSUD Ruteng, harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Data sementara BNPB menunjukkan korban jiwa terus bertambah, mencapai lebih dari 50 orang hingga Minggu sore, dengan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Ribuan warga juga mengungsi. Kerusakan tidak hanya menimpa rumah tinggal, tetapi juga fasilitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lainnya.

Baca Juga:Upah Kupas Bawang Rp700.000 per Kg? Buruh Pasar Legi Solo: “Nggak Mungkin, Itu Keliru”Libur Panjang 17 Agustus 2026, Naik Whoosh Cuma Rp8.800! Promo Spesial HUT RI ke-81 yang Wajib Kamu Buru

Kementerian Kesehatan telah mengerahkan Emergency Medical Team (EMT) dan menyiapkan dukungan rumah sakit lapangan di lokasi-lokasi prioritas, termasuk kawasan Manggarai dan Nagekeo, untuk memulihkan layanan kesehatan esensial sesegera mungkin.

Langkah pemerintah menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak tetap berjalan optimal selama masa tanggap darurat.

Koordinasi antarinstansi terus dilakukan agar bantuan medis, logistik, dan pemulihan infrastruktur dapat berjalan cepat dan terpadu. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.(*)

0 Komentar