GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Komisi II, Dadan Wandiansyah, menyoroti terkait perbaikan 13 ruas jalan yang akan diperbaiki oleh Dinas PUPR Garut.
Menurutnya, perbaikan yang akan dikerjakan oleh PUPR yang sempat beredar dimedia sosial memang faktanya hanya 13 ruas jalan tersebut.
Dikarenakan, kata Dadan, perbaikan 13 ruas jalan tersebut sebelumnya sudah hasil pembahasan dengan DPRD pada anggaran 2026.
Baca Juga:Atasi Kenakalan Remaja, Bupati Garut Segera Terbitkan SK Jam Malam Bagi PelajarBus Padati Sukaregang Tiap Weekend, Dishub Garut Cari Lahan Parkir Terpusat
“Karena itu kan sudah melalui pembahasan dengan DPRD di kesepakatan untuk tahun anggaran 2026 dan itu kan dilaksanakan,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor DPRD Garut, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menyebutkan, perkembangan nya sudah ada yang dilaksanakan pengerjaan, ada yang masih tahap proses, bahkan masih ada yang tahapan lelang, namun targetnya maksimal Desember 2026 sudah selesai.
“Nah tahapan itu kan ranah teknis ya, ranah teknis di PUPR, nah yang penting ini targetnya maksimal Desember itu sudah selesai, dan karena secara umum juga memang semua SKPD progres kan masih berjalan lah,” sebutnya.
Terkait anggaran, kata Dadan, setiap ruas jalan berbeda artinya bervariatif anggaran nya, namun dapat dipastikan secara keseluruhan memakai APBD Garut murni anggaran 2026.
“Itu kan variatif kan, ya tergantung beberapa wilayah itu kan beda-beda lah itu, saya itu harus lihat di dokumennya, tapi itu full APBD, APBD Murni,” katanya.
Selain itu, menurut Dadan, keluhan dari masyarakat Banjarwangi yang tidak termasuk kedalam perbaikan 13 ruas jalan tersebut memang sudah dibahas di DPRD, dan sudah didorong.
Dadan menjalankan, bahwa jalan Banjarwangi akan dikerjakan oleh APBD awalnya, namun jalan Banjarwangi sangat panjang sekitar 19 kilo bahkan hingga ke perbatasan Tasik-Singaparna.
Baca Juga:PUPR Garut Pastikan 13 Ruas Jalan Diperbaiki, Sudah Masuk Tahap LelangKarhutla Mengancam Saat Kemarau, Bupati Garut Ungkap Gunung Guntur 5 Kali Kebakaran
Sambung dia, ada beberapa opsi penanganannyang disampaikan oleh Bupati yang sebetulnya sudah menganggarkan dari APBD, namun perkembangannya akan ditangani oleh pemerintah pusat.
“Tapi ada ada hal-hal teknis yang harus memang diselesaikan dulu oleh kabupaten terkait bahu jalan biar lebar nya harus memenuhi persyaratan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Kementerian PUPR,” sambungnya.
Lanjut dia, Pemkab Garut awalnya telah menganggarkan sekitar Rp20 miliar untuk memperbaiki jalan Banjarwangi, namun ada peluang akan ditangani oleh pemerintah pusat.
