GARUT – Sebuah video persalinan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal itu karena salah seorang ibu yang sedang melahirkan disemangati oleh sejumlah emak-mak dengan berbagai caranya.
Dalam video yang viral itu, empat orang emak-emak nampak histeris saat salah seorang ibu sedang melakukan proses persalinan dibantu dua bidan. Ada yang menutup wajahnya dengan kerudung hingga melakukan gerakan menarik menggunakan kedua tangannya.
Titik akhirnya, mereka bersyukur karena akhirnya bayi bisa dilahirkan dengan selamat. Bahkan salah satu emak menyebutkan harus sujud syukur atas kelahiran sang bayi.
Baca Juga:Semarak HUT ke-81 RI, Fun Walk dan Lomba Tradisional Perkuat Sinergi UPT se-Garut RayaAksi Bersih Kemerdekaan, UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya Tanamkan Semangat Gotong Royong
Berdasarkan penelusuran, diketahui video tersebut diambil di salah satu klinik bersalin yang ada di wilayah Tarogong Kaler, Garut. Nama kliniknya d’fayu, milik salah seorang bidan senior di Garut, Ade Hotimah.
Saat ditemui, Ade mengatakan bahwa video persalinan tersebut diambil pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 11.11. Video yang diunggahnya pun diakuinya sudah mendapatkan izin dari pihak keluarga dan ibu yang melahirkan.
“Kami tentunya sangat menghargai privasi, sehingga sebelum kami mengunggah kami tentunya meminta izin kepada ibunya dan keluarganya. Setelah mendapatkan izin, barulah kami mengunggahnya di media sosial,” kata Ade.
Ia menjelaskan bahwa empat orang emak-emak yang ada di video adalah keluarga pasien yang melahirkan. Mereka diketahui sudah empat hari menunggu proses kelahiran di kliniknya.
Saat ibu hamil mengalami kontraksi, menurut Ade, keluarganya memberikan semangat agar sang ibu tidak lemas saat ‘ngeden’. Hal tersebut pun rupanya membuahkan hasil yang membahagiakan.
“Beberapa hari kemarin, ibu dan bayinya kembali kontrol ke sini. Dan saat itu saya bertanya bagaimana perasaannya saat disemangati begitu. Dijawabnya, dia merasa memiliki tenaga saat ngeden meski kondisinya sudah lemas,” ucapnya
Proses Persalinan Harus Nyaman
Menurut Ade, proses persalinan memang tidak selalu harus berlangsung dalam suasana tegang dan penuh kecemasan. Di d’fayu, proses melahirkan justru dirancang agar ibu merasa lebih nyaman, tenang, dan memiliki pengalaman persalinan yang menyenangkan.
Baca Juga:Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba dan OKT, 28 Tersangka DiamankanDonor Darah HUT RI, UPT Imigrasi-Pemasyarakatan Garut Kumpulkan Puluhan Labu
Ia mengatakan bahwa setiap ibu memiliki kebutuhan dan tingkat kenyamanan yang berbeda saat menghadapi persalinan. Karena itu, pendampingan dibuat lebih fleksibel dan disesuaikan dengan keinginan pasien.
