Pemerintah Alokasikan Lebih Dari 800 Triliun Dana Pendidikan Dalam RABN 2027

(Disways)
Kemenkeu umumkan RABN 2027 dengan anggaran pendidikan capai lebih dari 800 Triliun Rupiah (Disways)
0 Komentar

RADARGARUT– Pemerintah mengumumkan alokasi anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 mencapai Rp820,9 triliun.

Angka ini menandai komitmen kuat negara untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia, sekaligus memastikan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan dengan porsi anggaran sekitar Rp240 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan detail tersebut dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Baca Juga:Promo Spesial HUT RI ke-81: Diskon 17% Tiket Kereta Api dan Tarif Rp8 untuk KRL serta LRTKepala SPPG Alami Indikasi Keracunan Usai Icip Ayam MBG

“Sekitar Rp240 triliun untuk MBG,” ujarnya, dengan target penerima manfaat mencapai sekitar 60,6 juta orang. Program ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk memperbaiki gizi generasi muda agar tumbuh sehat, cerdas, dan produktif.

Anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun diarahkan untuk memperluas akses, meningkatkan kualitas, serta memperkuat dukungan bagi siswa, mahasiswa, dan tenaga pendidik.

Salah satu fokus utama adalah Program Indonesia Pintar (PIP) yang mendapat alokasi Rp15,9 triliun untuk 22,1 juta siswa. Sementara program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah disiapkan Rp17 triliun guna mendukung sekitar 1,1 juta mahasiswa agar dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.

Pemerintah juga memastikan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas. Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-PNS dialokasikan untuk sekitar 1,3 juta guru, sedangkan TPG bagi Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND) mencakup sekitar 1,7 juta guru.

Selain itu, terdapat tambahan penghasilan bagi sekitar 20,7 ribu guru di daerah-daerah tertentu yang membutuhkan dukungan lebih. Dukungan operasional sekolah juga diperkuat. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan menjangkau sekitar 54,2 juta siswa, sementara Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD mencakup sekitar 6,3 juta peserta didik.

Tidak ketinggalan, anggaran disiapkan untuk pembangunan dan renovasi infrastruktur pendidikan agar fasilitas belajar lebih layak dan merata di seluruh Indonesia.

Kehadiran anggaran MBG yang besar di tengah alokasi pendidikan yang masif mencerminkan pendekatan holistik pemerintah. Gizi yang baik diyakini menjadi prasyarat utama keberhasilan pendidikan.

Baca Juga:Api Lahap Rumah Semi Permanen di Leles, Dua Unit Mobil Damkar DikerahkanTukang Cukur Jawab “Belum Merdeka” Saat Diintimidasi Soal Bendera, Kini Minta Maaf dan Pasang Merah Putih

Anak-anak yang menerima asupan bergizi secara rutin diharapkan memiliki konsentrasi lebih baik, daya tahan tubuh lebih kuat, dan potensi akademik yang optimal.

0 Komentar