Kekosongan Kepsek di Garut Kembali Bertambah, Disdik Targetkan 398 Terisi Tahun ini

Sekretaris Dinas Pendidikan Garut, Iwan Riswandi. (Rizka/Radar Garut)
Sekretaris Dinas Pendidikan Garut, Iwan Riswandi. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Dinas Pendidikan Kabupaten Garut terus memproses pengisian jabatan kepala sekolah yang saat ini masih mengalami kekosongan di ratusan sekolah.

Sebelumnua tercatat kekosongan kepsek di sekolah di Kabupaten Garut mencapai 418 sekolah namun kali ini bertambah lagi menjadi 419 sekolah.

Hingga saat ini, proses penjaringan calon kepala sekolah definitif masih berlangsung.

Baca Juga:Merah Putih Menghiasi Lingkungan B-7 Gotong Royong Warga Sambut HUT Ke-81 RIPupuk Subsidi di Garut Aman hingga Akhir Tahun, Petani Diminta Perbarui Data NIK

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, mengatakan jumlah sekolah yang mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah terus bertambah seiring adanya pejabat yang memasuki masa pensiun.

“Proses penjaringan masih berjalan. Sampai hari ini jumlah jabatan kepala sekolah yang kosong ada 419. Sebelumnya 418, kemudian bertambah satu lagi karena ada yang pensiun,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, dari total 419 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif, Dinas Pendidikan menargetkan sebanyak 398 sekolah dapat terisi pada tahun 2026.

Sementara sisanya akan diisi secara bertahap sesuai dengan proses dan ketentuan yang berlaku.

“Tahun ini yang memungkinkan diisi baru 398 sekolah. Sisanya sekitar 92 sekolah akan dilakukan secara bertahap. Mudah-mudahan bisa segera menyusul,” jelasnya.

Menurut Iwan, pengisian jabatan tersebut masih menunggu seluruh tahapan administrasi selesai.

Ia berharap seluruh peserta yang mengikuti proses penjaringan dapat memenuhi persyaratan sehingga target pengisian kepala sekolah definitif dapat terealisasi tahun ini.

Baca Juga:Insentif Ketua RT/RW Diterima Setiap Bulan, Tapi Tetap Kena Potongan Pajak33 Hektare Lahan Pertanian Kekeringan, Distan Garut Mulai Lakukan Kajian Pembangunan Sumur Bor

“Mudah-mudahan 398 calon kepala sekolah yang sedang diproses semuanya lulus secara administratif sehingga tahun ini bisa selesai,” ungkapnya.

Iwan mengakui, semula Dinas Pendidikan menargetkan pengisian jabatan kepala sekolah dapat rampung pada Juli 2026. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan jadwal dan tahapan yang telah ditetapkan.

“Sebenarnya harapan kami Juli kemarin sudah selesai, tetapi ada penyesuaian jadwal sehingga prosesnya masih berjalan. Kami berharap seluruh tahapan dapat segera tuntas agar sekolah-sekolah yang saat ini dipimpin pelaksana tugas (Plt) segera memiliki kepala sekolah definitif,” pungkasnya.(Ale)

0 Komentar