Banjir Hantam Padang, Ketinggian Air Mencapai Lebih dari Satu Meter

(Istimewa)
Banjir hantam Padang, sejumlah bangunan tergenang air. (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Senin 3 Agustus 2026, sejak pagi hingga malam. Cuaca ekstrem ini menyebabkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir yang hampir merata di berbagai wilayah kota.

Genangan air keruh mencapai ketinggian lebih dari satu meter di beberapa lokasi, bahkan setinggi dada orang dewasa, sehingga memaksa warga mengungsi dan meminta bantuan evakuasi darurat.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kawasan yang paling parah terdampak antara lain Kelurahan Lubuk Minturun di Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Kuranji (termasuk kawasan Guo dan Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok), serta Kelurahan Lambung Bukit di Kecamatan Pauh.

Baca Juga:7 HP Terbaik Harga Rp1 Jutaan Agustus 2026: Baterai Jumbo hingga 6.000 mAh dan Layar 120Hz yang Bikin Nyaman SRamalan Shio Hari ini: 4 Shio Ini Dibanjiri Keberuntungan!

Banjir juga menggenangi jalur Bypass Aia Pacah, area sekitar Rumah Sakit Siti Rahmah, kampus Universitas Baiturrahman, SMPN 27 Padang, serta sejumlah ruas jalan lain di Nanggalo, Bungus, dan Lubuk Begalung.

Di beberapa titik, arus deras membawa material kayu gelondongan yang hanyut hingga ke kawasan Siteba, sementara mobil dan sepeda motor banyak yang terendam hingga mogok.

Menanggapi situasi yang semakin mengkhawatirkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menetapkan status siaga penuh 24 jam.

Seluruh personel, Tim Reaksi Cepat (TRC), Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta dukungan dari Basarnas dan relawan langsung dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak. Mereka melakukan penanganan, evakuasi warga yang terjebak, serta distribusi bantuan darurat berupa makanan dan selimut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan kesiapan seluruh sumber daya.

“Banjir kali ini cukup luas dan berdampak langsung pada masyarakat. Seluruh personel dan relawan sudah di lapangan membantu evakuasi. Saya sudah instruksikan siaga 24 jam,” ujarnya.

Hendri menambahkan bahwa pihaknya terus menerima laporan darurat dari warga sejak air mulai meninggi dan menindaklanjutinya secepat mungkin.

Baca Juga:Tanggal Merah di Bulan Agustus 2026: Daftar Lengkap Libur Nasional dan Tips MemanfaatkannyaPemasangan Umbul-Umbul dan Bendera Indonesia Jelang HUT RI: Panduan Lengkap, Aturan, dan Maknanya

Wali Kota Padang, Fadly Amran, juga turun langsung meninjau lokasi banjir di kawasan Guo, Kuranji.

Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk siaga dan mempercepat penanganan, termasuk penyediaan perahu karet untuk evakuasi. Fokus utama diarahkan pada kelompok rentan seperti balita dan lansia.

0 Komentar