Korban KM Virgo Asal Terima Santunan, Pemkab Tambah Uang Duka Rp2 Juta

istimewa
Korban KM Virgo Asal Terima Santunan, Pemkab Tambah Uang Duka Rp2 Juta
0 Komentar

GARUT – Dua keluarga korban meninggal dunia dalam kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 asal Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, menerima santunan dari PT Jasa Raharja masing-masing sebesar Rp50 juta. Pemerintah Kabupaten Garut juga memberikan uang duka sebesar Rp2 juta untuk setiap korban meninggal.

Santunan diberikan setelah dua jenazah korban, Erick Maisul Latif (37) dan Risyan Kurnia Putra (28), tiba di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Rabu (16/9/2026).

Kepala Bagian Pelayanan Jasa Raharja Provinsi Jawa Barat, Yudi Muhtar, mengatakan pembayaran santunan kepada ahli waris dilakukan setelah proses identifikasi dan kelengkapan administrasi korban terpenuhi.

Baca Juga:SDN 3 Majasari Kembangkan Kaulinan Lembur, Egrang hingga Pembelajaran Digital Berjalan BersamaDi Muskerda III Persis Garut Bupati Dorong Kolaborasi Perluas Jaminan Sosial dan Kesehatan

“Masing-masing korban itu Rp50 juta rupiah kepada ahli warisnya sesuai dengan peraturan,” kata Yudi di sela-sela penerimaan jenazah.

Menurutnya, santunan untuk kedua korban meninggal telah langsung diserahkan kepada masing-masing ahli waris pada hari yang sama.

“Sudah diberikan, langsung hari ini,” katanya.

Jasa Raharja juga memberikan jaminan bagi korban selamat yang membutuhkan perawatan medis. Berbeda dengan santunan kematian, pembiayaan korban luka tidak diberikan dalam bentuk uang tunai kepada keluarga, melainkan berupa jaminan biaya perawatan kepada fasilitas kesehatan.

“Bukan berupa uang, tapi kita serahkan ke rumah sakit, biaya kita tanggung rumah sakit,” jelas Yudi.

Selain santunan Jasa Raharja, Pemerintah Kabupaten Garut memberikan bantuan sebesar Rp2 juta kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan membantu kebutuhan pemulasaraan dan kebutuhan sosial keluarga korban.

“Dari Pemda Kabupaten Garut ada uang santunan paling untuk biaya pemulasaran sama bantuan sosial itu saja, Rp2 juta per orang,” ujar Marlinda.

Baca Juga:Mengaku Dibegal hingga Kehilangan Uang untuk Menikah, Cerita Ganes Dibongkar Polisi: CCTV Tak Temukan KejadianJalan di Sayang Heulang Dinilai Perlu Dihotmix

Pemkab Garut, kata Marlinda, sejak awal juga menyiapkan dukungan untuk membantu proses pemulangan korban. Namun, pemulangan dua jenazah dari lokasi penanganan hingga tiba di Garut telah difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan.

Dua jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 17.20 WIB menggunakan dua ambulans dengan pengawalan dari Kementerian Perhubungan dan kepolisian.

“Kami siap membantu, tadinya mau membantu pemulangan jenazah tapi ternyata sudah sama kementerian. Untuk yang selamat bagaimana apakah nanti akan dijemput di Jakarta, kami siap,” katanya.

0 Komentar