Dengan memanfaatkan sistem keuangan online secara optimal dan menjaga komitmen terhadap pemenuhan gizi masyarakat, BGN harus bertransformasi menjadi lembaga yang modern, bersih dan ketat secara administratif, bijak secara fiskal, namun tetap humanis, andal, dan tak tergoyahkan di lapangan. Perlindungan terhadap program ini bukan sekadar urusan mengisi perut anak bangsa atau merapikan kertas laporan kerja, melainkan tentang menjaga marwah, martabat, dan kredibilitas kepemimpinan nasional di mata rakyatnya sendiri. (*)
Menjaga Dapur Tetap Ngepul: Mengapa Audit BGN Tak Harus Mengorbankan Makan Bergizi Gratis?
