Inilah Ganjaran Pahala Luar Biasa dari Puasa Tasua dan Asyura di Bulan Muharram

niat puasa qadha ramadhan
Bacaan niat puasa qadha Ramadhan sesuai anjuran beserta tata cara dan waktu pelaksanaannya. Foto: Freepik – RadarGarut.id
0 Komentar

RADARGARUT– Setiap kali memasuki bulan Muharram, umat Muslim di seluruh dunia menyambut momen spiritual yang sangat istimewa.

Di antara berbagai amalan yang dianjurkan, ada dua hari yang sangat dinantikan karena nilai pahalanya yang luar biasa, yaitu hari Tasua (9 Muharram) dan hari Asyura (10 Muharram).

​Sayangnya, masih banyak di antara kita yang melewatkan kesempatan emas ini hanya karena belum sepenuhnya memahami seberapa besar keutamaan yang telah Allah SWT siapkan.

Baca Juga:Polres Garut Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan Berencana, Korban Meninggal Dunia Akibat Tusukan Pisau DapurPertamina Lakukan Penyesuaian Harga BBM, Pertamax Naik Kembali

Padahal, jika kita merenungkan ganjaran yang ada di baliknya, rasanya akan sangat rugi jika membiarkan kedua hari tersebut berlalu begitu saja tanpa diisi dengan ibadah puasa.

​Berdasarkan dalil-dalil dari hadis shahih, berikut adalah 5 ganjaran pahala puasa Tasua dan Asyura yang sangat istimewa:

​1. Penghapus Dosa Setahun yang Lalu

​Ini merupakan salah satu motivasi terbesar mengapa puasa Asyura begitu dianjurkan. Allah SWT memberikan jaminan pengampunan dosa-dosa kecil yang dilakukan selama satu tahun penuh sebelumnya. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

​“Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya.” (HR. Muslim)

​Bayangkan, hanya dengan menahan lapar dan dahaga selama satu hari, kita berkesempatan untuk membersihkan catatan dosa setahun ke belakang. Ganjaran yang sangat besar ini merupakan bentuk kasih sayang Allah yang jarang ditemukan pada amalan sunnah lainnya.

​2. Penyempurna Sunnah dan Mengikuti Keinginan Rasulullah

Puasa Tasua yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram memiliki fungsi sebagai penyempurna ibadah puasa Asyura.

Menjelang akhir hayatnya, Nabi Muhammad SAW menyatakan keinginannya untuk berpuasa di hari kesembilan agar ibadah umat Islam menjadi lebih sempurna. Beliau bersabda:

Baca Juga:Rekomendasi Tempat Wisata di Garut untuk Anak Libur Sekolah yang Seru & EdukatifTerduga Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Wanita di Bandung Selama Tiga Tahun, Status KTP Sudah Menikah

​“Sungguh, jika aku masih hidup tahun depan, aku pasti akan berpuasa pada hari kesembilan.” (HR. Muslim)

​Dengan menjalankan puasa Tasua, kita tidak hanya sekadar berpuasa, melainkan juga menghidupkan dan menghormati keinginan mulia yang dicita-citakan oleh Rasulullah SAW.

​3. Bagian dari Bulan Terbaik untuk Berpuasa Muharram.

Rasulullah SAW secara langsung menyebut bulan ini sebagai waktu terbaik untuk melaksanakan ibadah puasa setelah bulan suci Ramadan. Dalam sebuah hadis shahih, beliau menegaskan:

0 Komentar