7 Pemuda Diamankan Polisi  saat Patroli Dini Hari, Petugas Temukan Senjata Tajam

istimewa
7 Pemuda Diamankan Polisi  saat Patroli Dini Hari, Petugas Temukan Senjata Tajam
0 Komentar

GARUT – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Garut. Dalam kegiatan Patroli Presisi yang digelar pada Minggu (21/6/2026) dini hari, petugas berhasil mengamankan tujuh pemuda beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bermotor yang meresahkan warga.

Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto mengatakan bahwa pengamanan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat.

“Jadi ada masyarakat yang melaporkan mengenai adanya sekelompok pengendara sepeda motor yang berkumpul pada jam rawan dan menimbulkan kekhawatiran di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul,” kata Ardiyanto.

Baca Juga:2 Warga Meninggal dan Satu Luka dalam Kebakaran Rumah di Banjarwangi GarutKAI Wisata Bidik Garut sebagai Magnet Wisata Kereta Api

Menindaklanjuti informasi tersebut, ungkap Ardiyanto, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut langsung bergerak melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas.

Petugas, menurutnya langsung melakukan penyisiran hingga akhirnya menemukan sekelompok pemuda yang diduga geng motor tengah berkumpul di kawasan Kampung Mekarsari, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul.

“Di Kampung Mekarsari, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, petugas menemukan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul dan kemudian dilakukan pemeriksaan serta pengamanan,” jelas Ardiyanto.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, menurut Ardiyanto, pihaknya mengamankan setidaknya tujuh orang pemuda berikut sejumlah barang yang diduga dapat digunakan untuk melakukan tindakan kekerasan.

“Barang bukti yang diamankan antara lain dua bilah golok dengan ukuran berbeda, satu tongkat bisbol, sarung senjata tajam, beberapa unit telepon genggam, helm, serta sepuluh unit sepeda motor,” ucapnya.

Petugas juga, diakui Ardiyanto, menemukan beberapa kendaraan yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Seluruh barang bukti beserta para pemuda yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ardiyanto mengaku bahwa kegiatan patroli rutin pada jam-jam rawan akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan di wilayah Kabupaten Garut.

Baca Juga:Jejak Pengabdian Polsek Pasirwangi, Menyapa dari Masjid hingga Lahan PanganPenjual Tahu Bulat di Jayaraga Garut Ternyata Jualan Narkoba, Jenisnya Tembakau Sintetis

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan terus meningkatkan patroli serta menindak tegas segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, termasuk aksi geng motor, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, maupun tindak kriminal lainnya,” tegasnya.

0 Komentar