Masyarakat Sepanjang Pulau Jawa Keluhkan Kerugian Akibat Pemadaman Listrik

(Istimewa)
Tarif harga PLN April 2026 (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Sejumlah wilayah di Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik bergilir dalam beberapa hari terakhir. PT PLN (Persero) menyatakan pemadaman tersebut disebabkan oleh kendala teknis operasional pada pembangkit listrik serta gangguan pada dua unit pembangkit besar.

Menurut Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto, gangguan ini menyebabkan penurunan kemampuan pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa. PLN pun menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur untuk menjaga kestabilan sistem.

“Pemadaman tersebut terjadi karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara,” ujar Gregorius dalam keterangan tertulis pada Jumat 19 Juni 2026.

Baca Juga:Kementerian Pertahanan Jadi Lembaga Pemerintahan Dengan Anggaran APBN Paling Besar Tahun 2025Sunnah Shalat Jumat yang Jarang Orang Tau!

Pemadaman bergilir dilaporkan terjadi di berbagai daerah, antara lain Jawa Barat (seperti Bekasi, Bogor, Sukabumi), Jawa Tengah (Wonogiri, Karanganyar, Semarang, Tegal), Daerah Istimewa Yogyakarta, serta sebagian Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo, Gresik). Durasi pemadaman bervariasi, umumnya berlangsung beberapa jam.

Penyebab Utama

PLN menegaskan penyebab utama adalah faktor teknis operasional, bukan masalah pasokan bahan bakar secara keseluruhan.

Namun, pengamat dan sebagian pihak sempat menyoroti potensi kaitan dengan pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), meski Kementerian ESDM dan PLN membantah bahwa ini adalah penyebab utama pemadaman kali ini.

Gangguan ini terjadi di tengah pemadaman listrik yang semakin sering dilaporkan belakangan, yang menurut pengamat juga dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti El Niño yang meningkatkan permintaan listrik sekaligus menekan pasokan dari PLTA.

Dampak pada Masyarakat

Pemadaman listrik ini menimbulkan berbagai dampak signifikan bagi masyarakat:

Aktivitas Sehari-hari: Warga mengalami gangguan pada kegiatan rumah tangga, termasuk penggunaan peralatan elektronik, pendingin ruangan, dan pompa air.

Pendidikan dan Pekerjaan: Mahasiswa dan pelajar kesulitan mengikuti kuliah atau belajar daring. Karyawan kantoran dan pekerja remote terpaksa menghentikan aktivitas.

Baca Juga:Jadwal Tayang Film Bioskop XXI Garut Hari Ini, 19 Juni 2026: Toy Story 5 hingga The Furious Siap Hibur KeluargHemat Rp3 Triliun! Program MBG Gratis Dihentikan Sementara Selama Libur Sekolah

Ekonomi dan UMKM: Pelaku usaha kecil-menengah (UMKM), terutama industri konveksi dan makanan, mengalami kerugian karena produksi terhenti. Banyak yang tidak memiliki genset cadangan.

Layanan Publik: Beberapa fasilitas kesehatan dan transportasi terdampak, meski rumah sakit besar biasanya memiliki genset cadangan.

0 Komentar