RADARGARUT– Pemerintah telah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 dengan total belanja negara mencapai lebih dari Rp3.621 triliun.
Dalam rincian APBN tersebut, sejumlah kementerian dan lembaga memperoleh alokasi anggaran jumbo untuk menjalankan program prioritas nasional, mulai dari pertahanan, pembangunan infrastruktur, kesehatan, hingga perlindungan sosial.
Berdasarkan data APBN 2025, Kementerian Pertahanan menjadi kementerian dengan anggaran terbesar di Indonesia pada tahun 2025.
Baca Juga:Cara Beli Tiket Kereta Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Solusi Transportasi Hasil Panen yang Lebih MudahMassa Aliansi Jakarta Timur Lakukan Aksi Dukung Program MBG: Wamensesneg Langsung Turun Dengarkan Aspirasinya
Kementerian yang bertanggung jawab terhadap pertahanan dan keamanan negara tersebut memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp166,26 triliun, menjadikannya penerima anggaran terbesar di antara seluruh kementerian dan lembaga pemerintah.
Besarnya anggaran Kementerian Pertahanan tidak terlepas dari berbagai kebutuhan strategis nasional, seperti modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), peningkatan kesiapan prajurit, pembangunan sarana dan prasarana pertahanan, serta penguatan sistem keamanan negara.
Pemerintah menilai sektor pertahanan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kedaulatan Indonesia di tengah tantangan geopolitik global yang terus berkembang.
Di bawah Kementerian Pertahanan, terdapat beberapa instansi lain yang juga menerima anggaran besar. Posisi kedua ditempati oleh Polri dengan anggaran sekitar Rp126,62 triliun.
Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum berada di posisi berikutnya dengan anggaran lebih dari Rp110 triliun yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur nasional.
Kementerian Kesehatan juga masuk dalam jajaran teratas dengan alokasi lebih dari Rp105 triliun guna meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Berikut daftar instansi dengan anggaran terbesar dalam APBN 2025:
- Kementerian Pertahanan: Rp166,26 triliun
- Polri: Rp126,62 triliun
- Kementerian Pekerjaan Umum: Rp110,95 triliun
- Kementerian Kesehatan: Rp105,65 triliun
- Kementerian Sosial: Rp79,59 triliun
- Kementerian Agama: Rp78,60 triliun
- Badan Gizi Nasional: Rp71 triliun
Meski Badan Gizi Nasional sempat menjadi sorotan karena anggaran besar untuk program Makan Bergizi Gratis, lembaga tersebut bukanlah kementerian dan masih berada di bawah Kementerian Pertahanan serta Polri dari sisi besaran anggaran awal APBN 2025.
Baca Juga:Manipulasi Identitas dan Kejanggalan Data di Balik Gerakan "BEM Bersatu"Kelompok Mahasiswa BEM Bersatu Lakukan Konferensi Pers: Sebut Aksi Demo Mahasiswa Ditunggangi Aktor Politik
Besarnya anggaran yang diterima kementerian-kementerian tersebut menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang fokus pada penguatan pertahanan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Namun, selain besarnya anggaran, efektivitas penggunaan dana tetap menjadi faktor penting agar manfaat APBN benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.(*)
