Pembangunan Sekolah Rakyat di Garut Masih Dikaji, Pemkab Tunggu Hasil Evaluasi Lahan Samarang dan Cikelet

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana. (Rizka/Radar Garut)
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

Saat ini, menurut Marlinda, Dinas Pertanian Kabupaten Garut tengah melakukan kajian lanjutan serta menyiapkan berbagai dokumen pendukung yang nantinya akan dibahas bersama Bupati Garut sebelum disampaikan kepada Kementerian Pertanian.

“Mungkin kayaknya minggu ini, dan selanjutnya nanti menunggu arahan pimpinan untuk diteruskan kepada Kementerian Pertanian,” ucap Marlinda.

Karena proses kajian masih berlangsung, Marlinda menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Garut hingga saat ini belum dapat memastikan apakah pembangunan Sekolah Rakyat akan dilaksanakan di Kecamatan Cikelet atau kembali ke lokasi awal di Kecamatan Samarang.

Baca Juga:Pemkab Garut Kaji Keberadaan Korwil Pendidikan, Pertimbangkan Regulasi dan EfektivitasDPRD Garut Soroti Akurasi Data Jelang Sensus Ekonomi 2026, Temukan Lansia Lumpuh Tak Tersentuh Bansos

“Nah tapi apakah pada akhirnya akan menggunakan lahan yang diceklet atau misalnya tetap menggunakan yang disamarang kita belum tahu, jadi masih menunggu arahan pimpinan minggu ini,” sebutnya.

Meski demikian, Marlinda mengatakan bahwa kedua lokasi masih terbuka untuk menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, tergantung hasil evaluasi dan keputusan pimpinan daerah.

Selain aspek administrasi dan tata guna lahan, faktor kebencanaan juga menjadi perhatian dalam proses penentuan lokasi. BPBD Kabupaten Garut turut melakukan kajian teknis terhadap kondisi lahan di Cikelet guna memastikan keamanan lokasi dari potensi bencana.

“Ada gelombang seperti yang di tanah itu lah dan itu mungkin tetap jadi masing-masing SKPD sekarang terutama BPBD pertanian sama PUPR sedang mengkaji ulang secara teknis,” kata Marlinda.

Dikatakan Marlinda, berdasarkan hasil kajian sementara, lahan yang sebelumnya direncanakan di Kecamatan Samarang tidak menunjukkan adanya kendala teknis yang berarti.

“Kalau yang di Samarang sementara sih kemarin tidak terlihat ada masalah ya,” pungkasnya. (*)

0 Komentar