Mahasiswa Kampus Trisakti Jadwalkan Aksi Demonstrasi Besar-besaran ke Gedung DPR RI Hari Ini

(BEM Universitas Trisaksi)
Mahadiswa Kampus Trisakti lakukan demo besar-besaran hari ini ke DPR RI (BEM Universitas Trisaksi)
0 Komentar

RADARGARUT– Kampus Trisakti kembali menjadi sorotan publik. Sebagai salah satu simbol perjuangan reformasi 1998, Universitas Trisakti hari ini, Jumat 19 Juni 2026, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran ke Gedung DPR RI.

Aksi yang dijadwalkan mulai pukul 13.30 WIB ini disebut-sebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi ekonomi, politik, dan tata kelola pemerintahan yang dinilai masih jauh dari harapan rakyat.

Menurut informasi yang beredar di akun resmi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Trisakti, aksi ini mengusung semangat Tritura yang didalamnya terdapat tiga tuntutan rakyat yang menjadi ciri khas perjuangan Trisakti pada era reformasi. Tuntutan tersebut meliputi:

Baca Juga:Cara Beli Tiket Kereta Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Solusi Transportasi Hasil Panen yang Lebih MudahMassa Aliansi Jakarta Timur Lakukan Aksi Dukung Program MBG: Wamensesneg Langsung Turun Dengarkan Aspirasinya

  • Pulihkan Ekonomi dan Politik
  • Berantas Inkompetensi Pejabat
  • Kembalikan Supremasi Sipil

Aksi ini muncul di tengah narasi pemerintah yang kerap mengklaim bahwa situasi nasional telah terkendali dan stabil.

Namun, di lapangan, masyarakat masih merasakan beban berat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok, ketidakpastian lapangan kerja, serta kebijakan publik yang dinilai kurang menyentuh akar permasalahan.

Mahasiswa Trisakti menegaskan bahwa kritik yang mereka sampaikan bukanlah bentuk perlawanan, melainkan kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Sejarah Panjang Perjuangan Trisakti

Universitas Trisakti memiliki tempat istimewa dalam sejarah demokrasi Indonesia. Pada Mei 1998, kampus ini menjadi salah satu pusat pergerakan mahasiswa yang menuntut lengsernya rezim Orde Baru.

Tragedi Trisakti, di mana empat mahasiswa gugur tertembak peluru aparat, menjadi salah satu pemicu utama jatuhnya Soeharto dan lahirnya era Reformasi. Hingga kini, semangat “turun gunung” mahasiswa Trisakti tetap hidup sebagai pengingat bahwa suara rakyat tidak boleh dibungkam.

Kembalinya Trisakti ke arena pergerakan kali ini dinilai banyak pihak sebagai respons terhadap berbagai isu aktual. Mulai dari program-program pemerintah yang kontroversial, isu kesejahteraan rakyat, hingga kekhawatiran atas pelemahan supremasi sipil dan maraknya inkompetensi di kalangan pejabat publik.

Mahasiswa melihat bahwa meski sudah lebih dari dua dekade reformasi bergulir, banyak agenda perubahan yang belum sepenuhnya terealisasi.

Baca Juga:Manipulasi Identitas dan Kejanggalan Data di Balik Gerakan "BEM Bersatu"Kelompok Mahasiswa BEM Bersatu Lakukan Konferensi Pers: Sebut Aksi Demo Mahasiswa Ditunggangi Aktor Politik

Konteks Aksi di Tengah Gelombang Demonstrasi

Aksi Trisakti ini bukanlah yang pertama dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, berbagai kampus swasta dan negeri di Jakarta telah menyuarakan aspirasi serupa, termasuk tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan isu-isu ekonomi lainnya.

0 Komentar