GARUT – Kemacetan lalu lintas yang terjadi hampir setiap pagi di jalur Wanaraja–Bunderan Suci, Kabupaten Garut, kembali menjadi sorotan masyarakat.
Aktivitas pasar tumpah di sejumlah titik dituding sebagai penyebab utama tersendatnya arus kendaraan, terutama di kawasan Pasar Lawang Godog, Kecamatan Karangpawitan.
Kemacetan rutin terjadi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga sekitar 10.00 WIB. Kondisi tersebut dikeluhkan para pengguna jalan karena menghambat mobilitas, khususnya pekerja, pelajar, dan masyarakat yang beraktivitas pada jam sibuk.
Baca Juga:Banyak Lahan Pertanian di Desa Mekarsari Bayongbong Alami Kekeringan ParahHarga Tiket Masuk ke Festival Layang-layang Garut Turun Drastis
Feizal Ramdhan, warga Kp Ciparay, Kecamatan Karangpawitan, mengaku hampir setiap hari harus menghadapi kemacetan saat berangkat bekerja.
Menurutnya, antrean kendaraan kerap mengular hingga menyebabkan keterlambatan.
“Saya suka jengkel kalau berangkat kerja setiap pagi. Jalanan macet total, apalagi kalau naik mobil. Akibatnya sering terlambat masuk kerja,” ujarnya, Sabtu 1 Agustus 2026.
Ia menilai aktivitas pasar tumpah yang memanfaatkan sebagian badan jalan menjadi faktor utama penyebab kemacetan.
Penyempitan ruang lalu lintas membuat arus kendaraan melambat, bahkan tidak jarang terhenti.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut agar tidak terus berulang setiap hari.
“Saya berharap Dinas Perhubungan, Satpol PP, Disperindag, maupun pihak Kepolisian segera turun tangan. Kami sebagai pengguna jalan membutuhkan kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan saat berkendara,” katanya.
Masyarakat mengusulkan adanya penataan kawasan pasar, penertiban pedagang kaki lima yang menggunakan badan jalan, serta pengaturan lalu lintas yang lebih optimal.
Baca Juga:BMKG dan Pemkab Garut Perkuat Mitigasi Gempa Lewat Sekolah LapangGarut Siap Jadi Tuan Rumah Kejurda Futsal
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi kemacetan sekaligus menciptakan ketertiban dan meningkatkan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.
Sementara itu, Kabid Trantibum Satpol PP Garut, Heri S menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera menertibkan kawasan PKL di wilayah tersebut.
Menurutnya saat ini pihaknya lebih fokus terlebih dahulu terhadap PKL PKL yang berada di kawasan Kecamatan Garut Kota dan Tarogong.
“Insyallah, semua akan kami tertibkan. Untuk sementara ini kita prioritaskan PKL yang di kecamatan Garut Kota, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler. Untuk penertiban PKL bukan hanya satpol PP saja tapi ini tanggungjawab tim penataan pemberdayaan pedagang kaki lima juga,” pungkasnya. (Ale)
