Polsek Tarogong Amankan Dua Pemuda Pembawa Sajam Saat Dini Hari, 4 Lainnya Kabur Melarikan Diri

(Istimewa)
Polsek Tarogong amankan dua pemuda pembawa sajam di Tarogong (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Keamanan warga di kawasan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, kembali diganggu aksi sekelompok orang yang diduga membawa senjata tajam di tengah malam.

Pada Minggu dini hari, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 01.30 WIB, personel Polsek Tarogong Kidul Polres Garut yang sedang melaksanakan patroli rutin berhasil mengamankan dua terduga pelaku setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto, menjelaskan bahwa petugas memperoleh informasi dari warga mengenai keberadaan sekelompok orang di Terusan Pahlawan, tepat di depan Tekun, Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul.

Baca Juga:Duel Sengit Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Rekor Berimbang, Rivalitas MemanasBMKG Garut Peringatkan Potensi Hujan Ringan Hari Ini

Para terduga tersebut diduga menguasai senjata tajam dan berpotensi melakukan tindakan kekerasan yang meresahkan warga sekitar.

“Berawal dari informasi masyarakat saat kami sedang patroli dini hari. Ada sekelompok orang yang diduga hendak melakukan tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam. Personel langsung merespons dan menuju lokasi,” ujar AKP Agus.

Setibanya di tempat kejadian, petugas menemukan sekelompok orang tersebut. Begitu menyadari kedatangan polisi, mereka mencoba melarikan diri.

Dalam situasi yang sempat tegang itu, seorang warga yang kebetulan berada di lokasi ikut membantu menggagalkan upaya pelarian salah satu terduga.

Berkat kerja sama antara petugas dan warga, dua orang berhasil diamankan, sementara empat orang lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pencarian.

Kedua terduga yang diamankan diketahui berinisial AR, berusia 20 tahun, warga Kecamatan Cikajang, dan DS, berusia 18 tahun, warga Kecamatan Tarogong Kaler.

Dari penggeledahan, petugas menyita satu bilah senjata tajam jenis golok dengan panjang kurang lebih 45 sentimeter sebagai barang bukti.

Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara Soal Program Pelatihan yang Wajibkan Peserta Jalan Diatas ApiMasyarakat Keluhkan Garut International Kite Festival, Sebut Harga Tiket Masuk Tidak Sebanding

Kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Tarogong Kidul untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses interogasi dilakukan guna mengungkap motif, asal-usul senjata, serta keterlibatan orang-orang lain yang sempat melarikan diri.

AKP Agus menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengapresiasi warga yang berani memberikan informasi dan membantu petugas. Kerja sama seperti ini sangat membantu kami mencegah aksi kekerasan sebelum terjadi,” katanya.

Patroli dini hari yang rutin dilaksanakan Polres Garut merupakan salah satu upaya preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya di kawasan yang rawan.

0 Komentar