Pengawasan Kepala Sekolah Disebut Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat

istimewa
Pengawasan Kepala Sekolah Disebut Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat
0 Komentar

JAKARTA – Ketua Tim Formatur Program Sekolah Rakyat, Mohammad Nuh menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Karena itu, ia meminta agar pengawasan dan pendampingan terhadap kepala sekolah dilakukan secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Prof Mohammad Nuh dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang digelar di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Selasa (9/6/2026) dikutip dari disway, Rabu (10/5/2026).

Menurutnya, kepala sekolah menjadi elemen penting karena berhadapan langsung dengan berbagai dinamika di lapangan setiap hari. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas dan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah harus dilakukan secara rutin.

Baca Juga:3 Wartawan Gadungan Ditetapkan Tersangka, Polisi Sita Airsoft GunLuhut Sebut Penyaluran Bansos Akan Beralih ke Transfer Tunai Berbasis AI

“Sehingga mohon betul, monitoring terhadap kinerja, pendampingan terhadap Kepala Sekolah, pengembangan terhadap Kepala Sekolah dan seterusnya, ini bukan kegiatan diskret, yang kadang-kadang, tapi kegiatan yang terus menerus secara berkala,” kata Prof Nuh.

Ia juga menjelaskan bahwa Program Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada capaian administratif atau output semata, tetapi juga dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program harus dinilai dari tiga aspek utama, yakni bagaimana masyarakat melihat program tersebut, merasakan manfaatnya, serta mampu memahami tujuan dan dampaknya secara rasional.

“Sehingga tiga satuan itu, satuan seeing, feeling, dan analyzing itu menjadi penting ya. Meskipun tampaknya (Sekolah Rakyat) bagus sekali begitu, orang juga senang, tapi kalau nalarnya tidak dapat, pada kelompok tertentu tidak dapat itu,” ujarnya.

Selain membahas pengelolaan sekolah, Prof Nuh turut mengingatkan pentingnya penggunaan anggaran yang efektif dan efisien. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat agar tidak terlena dengan dukungan anggaran pemerintah tanpa mempertimbangkan efisiensi penggunaannya.

“Nah optimasi yang kita maksudkan adalah proses yang sekarang menjadi tanggung jawab kita, optimalkan betul, jangan sampai kita terbuai dengan taruhlah kesanjungan yang diberikan oleh negara, oleh pemerintah, seakan-akan apa saja yang kita minta diturutin, tapi kita pun juga sadar betul bahwa anggaran pemerintah pun juga terbatas,” kata Prof Nuh.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, memaparkan perkembangan Program Sekolah Rakyat hingga Juni 2026.

0 Komentar