Rutan Garut Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero HALINAR

istimewa
Rutan Garut Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero HALINAR
0 Komentar

GARUT – Rutan Kelas IIB Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan penipuan (HALINAR) melalui pelaksanaan razia gabungan kamar hunian warga binaan serta tes urine, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah aparat penegak hukum, di antaranya personel dari Polsek Garut Kota, Kodim 0611 Garut, Denpom III/2 Garut, serta BNNK Garut sebagai bentuk sinergi pengawasan dan penguatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Sebelum razia dilaksanakan, seluruh petugas mengikuti apel kesiapan yang dipimpin oleh Plh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan yang juga menjabat sebagai Kasubsi Pengelolaan. Dalam arahannya, petugas diminta menjalankan pemeriksaan secara humanis, persuasif, namun tetap tegas sesuai prosedur.

Baca Juga:Pupuk Kujang Perkuat Strategi Energi Bersih, Pasokan Pupuk untuk Jabar Dipastikan AmanPemasyarakatan se-Garut Raya Deklarasikan Perang terhadap Narkoba dan Handphone Ilegal

Razia kemudian dilakukan di sejumlah kamar hunian warga binaan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan beberapa barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian seperti sikat gigi berlebih, alat cukur, korek api gas, tali, kartu remi, hingga benda berbahan logam yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

Meski demikian, hasil razia menunjukkan tidak ditemukan adanya handphone ilegal maupun narkoba di area kamar hunian warga binaan.

Selain razia, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine terhadap 50 warga binaan yang dipilih secara acak serta 36 pegawai Rutan Garut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata dan berkelanjutan dalam menjaga integritas lingkungan pemasyarakatan.

“Pengawasan akan terus kami perkuat secara konsisten. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mewujudkan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas,” ujarnya.

Menurutnya, pemberantasan HALINAR tidak cukup hanya dilakukan melalui pengawasan sesaat, melainkan membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan penguatan disiplin dari seluruh jajaran petugas pemasyarakatan.

“Kami ingin memastikan bahwa lingkungan Rutan Garut benar-benar steril dari handphone ilegal, narkoba, maupun berbagai praktik penyimpangan lainnya. Karena itu, razia dan tes urine akan terus dilakukan secara rutin maupun insidental sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan,” katanya.

Baca Juga:PNM Peduli Hadirkan Kepedulian Nyata, Dukung Renovasi Masjid dan Pemberdayaan Perempuan di GarutPenuh Kekompakan dan Makna, WBP Perempuan Rutan Garut Tampilkan Tari Saman Hasil Pembinaan

Ia menyebutkan, keterlibatan TNI, Polri, Denpom, hingga BNNK dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kuat bahwa pengawasan di lingkungan pemasyarakatan dilakukan secara terbuka dan kolaboratif.

0 Komentar