GARUT – Rasa syukur dan bahagia menyelimuti Apang Suryana, calon jemaah haji asal Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, yang akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini setelah penantian panjang sejak 2014.
Apang mengaku sebelumnya dirinya dijadwalkan berangkat pada musim haji 2025.
Namun keberangkatan tersebut terpaksa ditunda karena kondisi kesehatan sang istri yang saat itu tidak memungkinkan untuk berangkat haji.
“Harusnya berangkat tahun 2025, tapi karena istri sakit akhirnya berangkat tahun ini. Kemarin diundur karena istri saya kurang sehat,” ujar Apang Suryana, saat pelepasan jemaah haji asal Garut, di Pendopo Garut.
Baca Juga:Wamenkop Tegaskan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Anggota KoperasiMenyusuri Sejarah Garut Lewat Walking Tour Wisata Mistis
Tahun ini, Apang akhirnya dapat berangkat bersama istri dan mertuanya. Ketiganya menjadi satu-satunya calon jemaah haji asal Wanaraja yang berangkat dalam rombongan mereka.
“Saya sudah menunggu dari tahun 2014, berangkat bertiga sama istri dan mertua. Dari Wanaraja cuma kami bertiga saja,” katanya.
Di sisi lain, meski sempat muncul kekhawatiran terkait konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, Apang memilih tetap tenang dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT.
“Ya, lahaullah saja, serahkan semuanya sama Allah,” imbuhnya.
Dengan perasaan gembira, Apang mengaku sangat bersyukur karena penantianya selama ini akhirnya terwujud di tahun ini.
“Alhamdulillah, waktu yang saya tunggu tunggu ini akhirnya bisa terwujud,” pungkasnya. (Ale)
