Rupiah Kian Merosot! Sentuh Angka Rp 17.400 per Dolar

(Istimewa)
Nilai rupiah anjlok (Istimewa)
0 Komentar

Sektor UMKM yang bergantung pada bahan impor terutama terdampak. Di sisi lain, eksportir dan industri pariwisata mendapat keuntungan karena produk Indonesia lebih kompetitif di pasar internasional.

Investor asing di pasar saham dan obligasi juga waspada. Aliran dana asing (capital flow) cenderung keluar ketika Rupiah melemah tajam, meski IDX sempat mencatat penguatan minor di awal pekan.

Prospek dan Himbauan Kepada Masyarakat

Bank Indonesia dipastikan akan terus memantau pergerakan ini. Gubernur BI sebelumnya menyatakan komitmen menjaga stabilitas Rupiah melalui kebijakan moneter yang prudent, termasuk kemungkinan penyesuaian suku bunga BI Rate jika diperlukan.

Baca Juga:Dengar Aspirasi Ojol, Prabowo Tuntut Perusahaan Ojol Tak Pangkas Komisi 10%Menkeu Purbaya Siap Perketat Aturan Cukai Rokok, Resahkan Pekerja Tembakau

Bagi masyarakat, disarankan untuk bijak dalam bertransaksi valuta asing. Hindari panic buying dolar, dan manfaatkan momentum pelemahan untuk keperluan ekspor atau investasi jangka panjang. (*)

0 Komentar