RADARGARUT– Malam ini, Selasa 5 Mei 2026 pukul 19.30 WIB, Kabupaten Garut menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda bertema “Nyuhun Buhun, Nata Nagara”.
Kirab budaya yang digelar Pemerintah Kabupaten Garut ini menampilkan parade seni dan tradisi Sunda yang megah, sebagai wujud pelestarian warisan leluhur sekaligus memperkuat identitas budaya Tatar Sunda.
Menurut keterangan resmi, kirab budaya ini berlangsung di kawasan Makorem 062/Tarumangera menuju Kantor Gubernur Bale Dewa Niskala. Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Milangkala Tatar Sunda yang sedang berlangsung. Pada hari ke-4, rombongan kirab juga dijadwalkan melintas di Kota Intan, Garut.
Baca Juga:Harga BBM Terus Melambung: Pertamina Dex Sentuh Angka Rp27.000Rupiah Kian Merosot! Sentuh Angka Rp 17.400 per Dolar
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah kehadiran 27 kesenian khas daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Masyarakat diajak menyaksikan kekayaan budaya yang beragam, mulai dari seni tari, musik, hingga atraksi tradisional yang penuh warna.
Beberapa kesenian unggulan yang ditampilkan antara lain:
- Pencak Silat Garutan (Kabupaten Garut), seni bela diri tradisional khas Garut yang terkenal dengan aliran dan keindahan gerakannya.
- Kebo Ngamuk (Kabupaten Indramayu)
- Surak Ibra (Kabupaten Garut)
- Sisingaan (Kabupaten Subang)
- Reak Rajawali (Kabupaten Bandung)
- Sasapian Buhun (Kabupaten Bandung Barat)
- Ngarak Cai, Tarangtang, Rengkong, hingga Tari Godog Ayu dan banyak lagi.
Acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, melainkan juga bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam melestarikan dan mempromosikan kebudayaan Sunda.
“Mari kita bersama-sama menyambut dan memeriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Garut. Sebuah perhelatan budaya yang menghadirkan keindahan tradisi, seni, dan kearifan lokal khas Tatar Sunda,” demikian ajakan resmi Pemkab Garut.
Kirab budaya seperti ini semakin penting di tengah arus modernisasi. Melalui gelaran ini, generasi muda diajak mengenal dan mencintai akar budayanya. Ribuan warga diperkirakan memadati sepanjang rute kirab untuk menyaksikan langsung penampilan para seniman daerah yang mengenakan pakaian adat Sunda yang indah dan atraktif.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya. Selain itu, kirab ini juga diharapkan dapat menjadi magnet wisata budaya yang mampu mendongkrak perekonomian kreatif lokal.
