Bupati Garut Sampaikan Rencana Penambahan PLTPB, CSR Difokuskan untuk Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin
0 Komentar

GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan adanya rencana penambahan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di wilayah Kabupaten Garut.

Rencana pembangunan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan energi terbarukan oleh Dirjen Energi Terbarukan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Menurut Syakur, penambahan PLTPB direncanakan akan dibangun di dua kawasan, yakni Gunung Papandayan dan Kamojang.

Baca Juga:Pegawai Puskesmas di Garut Keluhkan Penurunan Gaji Usai Diangkat P3KWarga Leuwigoong Garut Antusias Ikuti Ceramah Syekh Anas Jaber

Namun, untuk kawasan Papandayan saat ini masih dalam tahap eksplorasi. Dan yang tampaknya akan segera dilakukan adalah di kawasan Kamojang.

“Menghadap Direktur Panas Bumi, Direktur Jenderal Energi Terbarukan di Kementerian ESDM. Cerita tentang informasi bahwa di Garut akan ada lagi eksploitasi panas bumi. Informasinya katanya di Papandayan,” ujar Syakur.

“Setelah kita cek ternyata itu masih dalam eksplorasi lah, pengecekan dulu seperti apa. Yang ada itu adalah kemungkinan menambah lagi satu PLTPB di Kamojang,” sambungnya.

Ia menjelaskan, pengembangan PLTPB di kawasan Kamojang berpotensi menghasilkan listrik dengan kapasitas sekitar 55 megawatt.

Saat ini, Kabupaten Garut sendiri telah menyumbang lebih dari 500 megawatt listrik dari sektor panas bumi untuk kebutuhan nasional.

“Jadi, Garut ini sekarang sudah memiliki lebih dari lima ratus megawatt yang disumbangkan lagi ke Indonesia dari panas bumi,” katanya.

Seiring dengan rencana penambahan PLTPB tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut juga berharap adanya peningkatan dana bagi hasil atau dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga:PAC Pemuda Muslimin Garut Dorong Transparansi Pemekaran DesaProduksi Gabah di Garut Ditargetkan 631 Ribu Ton, Meski Ancaman Kemarau Mengintai Sektor Pertanian

Dana tersebut diharapkan bisa difokuskan pada sektor-sektor strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap CSR yang ada di situ, itu diarahkan kepada hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat Garut. Jadi pertama masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” ujarnya.

Pemkab Garut juga menyatakan kesiapan untuk mendukung percepatan proses pembangunan instalasi PLTPB di wilayahnya.

“Berikutnya juga kita menyatakan kesiapan kita untuk membantu, Pemkab Garut supaya proses instalasi itu bisa segera,” tegasnya.

Selain pengembangan panas bumi, Syakur turut mengungkapkan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air di Kecamatan Cikelet yang akan segera dilelang oleh Kementerian ESDM.

0 Komentar