KEDIRI – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20-22 Juni mendatang.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, jajaran PBNU melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri, Sabtu (6/6/2026). Kunjungan itu dipimpin langsung Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bersama Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal PBNU KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Dalam kesempatan tersebut, PBNU menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang telah bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan Munas dan Konbes NU tahun 2026.
Baca Juga:Kebutuhan Darah Masih Tinggi, Gedung DPRD jadi Tempat DodarPersigar Dipastikan Lolos ke Babak 32 Besar Liga 4
“Tadi Rais Aam menyampaikan terima kasih kepada Kiai Nurul Huda Djazuli dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Beliau juga memohon doa restu kepada Kiai Huda Djazuli agar Munas dan Konbes berjalan lancar, menghasilkan keputusan yang baik, dan penuh keberkahan,” kata Gus Ipul dikutip dari disway.
Menurut Gus Ipul, kunjungan PBNU tidak hanya sebatas meninjau kesiapan lokasi acara, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dengan meminta doa dan restu kepada pengasuh pesantren agar seluruh agenda organisasi berjalan lancar.
“Kami datang untuk memohon doa dan restu kepada Kiai Nurul Huda Djazuli. Semoga Munas dan Konbes NU dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk jam’iyah Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
PBNU, lanjut Gus Ipul, merasa bersyukur karena pihak pesantren telah menunjukkan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan forum penting tersebut, baik dari sisi fasilitas maupun dukungan sumber daya manusia.
“Kami sungguh bersyukur karena Pesantren Ploso telah siap mendukung pelaksanaan Munas dan Konbes. Dukungan ini tentu sangat berarti bagi PBNU sebagai penyelenggara,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen pesantren yang ikut terlibat dalam persiapan kegiatan, mulai dari pengasuh, keluarga besar pesantren, para gus, pengurus hingga para santri.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pengasuh, para gus, pengurus, dan para santri yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Ini menunjukkan semangat khidmah dan kebersamaan yang luar biasa,” tambahnya.
