Pemkab Garut Gelar Cek Kesehatan Gratis, Guna Mencegah Penyakit Serius Sejak Dini

(Ale/Radar Garut)
Dinkes gelar kegiatan CKG bagi pejabat tinggi pratama, sekretaris, serta seluruh pegawai di lingkup Setda. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Dalam rangka mendukung program nasional, Pemerintah Kabupaten Garut (Pemkab) Garut, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pejabat tinggi pratama, sekretaris, serta seluruh pegawai di lingkup Sekretariat Daerah (Setda), pada Senin 20 April 2026.

Kepala bidang kesehatan masyarakat pada Dinkes Garut, dr. Tri Cahyo menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas arahan pimpinan sebagai langkah awal penandaan pelaksanaan program CKG di lingkungan perkantoran.

“Jadi nanti kita ada puskemas ditugaskan keliling ke kantor-kantor dinas untuk melakukan cek kesehatan gratis, di kecamatan-kecamatan, di desa,” ujar Tri Cahyo, di sela-sela kegiatan.

Baca Juga:Penanganan Banjir Samangen Garut Butuh Dukungan, Termasuk Dari Pemerintah PusatUjang Saepuloh Terpilih Aklamasi, Pimpin NPCI Garut Periode 2026–2031

Ia menjelaskan, program cek kesehatan gratis ini merupakan salah satu program unggulan Presiden yang bertujuan agar masyarakat Indonesia melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, setidaknya satu kali dalam setahun, tanpa harus menunggu sakit.

“Program ini difasilitasi secara gratis, meskipun bukan peserta BPJS kesehatan. Jadi program kesehatannya setahun sekali,” jelasnya.

Menurutnya, fokus utama kegiatan ini adalah skrining kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Adapun jenis pemeriksaan yakni tekanan darah, fungsi pernapasan, kadar lemak dan kolesterol, pemeriksaan mata, status gizi, kesehatan gigi, hingga pemeriksaan EKG bagi peserta berusia di atas 40 tahun atau yang memiliki faktor risiko seperti diabetes dan hipertensi.

“Karena memang sekarang sudah bergeser, banyak kematian bukan karena infeksi tapi karena penyakit seperti stroke, gula, jantung. Salah satu tujuan CKG untuk mendeteksi lebih awal,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Ia menyebutkan sebagian besar peserta memiliki kondisi kesehatan yang baik.

Meski begitu, ditemukan beberapa kasus tekanan darah sedikit tinggi, kadar asam urat meningkat, serta kolesterol yang perlu diwaspadai. “Tadi ada beberapa yang tensinya kisaran 140-150 tapi itu perlu dikonfirmasi lagi siapa tahu malamnya kurang tidur atau capek. Ada asam urat yang naik di 7-8 dan ada juga yang kolesterolnya aga tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga:DPRD Garut Tekan Transparansi BaznasGarut Minim Lowongan Kerja, Pengangguran Capai 6,09 Persen

Ia menambahkan, meskipun program nasional menetapkan pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan setahun sekali, masyarakat disarankan untuk melakukan cek kesehatan minimal dua kali dalam setahun demi menjaga kondisi tubuh tetap optimal.

0 Komentar