RADARGARUT– Euforia sepak bola Indonesia kembali memuncak! Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia atas Oman dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday Juni 2026 membawa berkah besar bagi skuad Garuda.
Tim asuhan John Herdman berhasil melonjak empat peringkat dalam ranking FIFA terbaru, menandai momentum positif menuju target jangka panjang menembus 100 besar dunia.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat malam, 5 Juni 2026, ini menjadi bukti nyata perkembangan Timnas Indonesia di bawah era pelatih asal Kanada tersebut. Sebelum laga, Indonesia berada di peringkat ke-122 dunia dengan 1.144,88 poin.
Baca Juga:Domba Garut Bisa Tembus Harga Ratusan Juta Rupiah, Ini Alasannya!Alfamart Beri Sinyal Kenaikan Barang Retail, Imbas Rupiah Lesu
Setelah meraih kemenangan impresif, Garuda naik ke posisi ke-118 dengan total 1.151,45 poin, atau bertambah 6,56 poin. Lonjakan ini membuat Indonesia berhasil melewati empat tim lain, Togo, Namibia, Sierra Leone, dan Korea Utara.
Kemenangan ini bukan hanya soal poin semata. Secara historis, hasil ini mengakhiri kutukan 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman, sekaligus menunjukkan kedalaman skuad yang semakin solid.
Pemain-pemain keturunan seperti Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan kiper Emil Audero menjadi pahlawan di lapangan. Audero tampil gemilang dengan menyelamatkan penalti, sementara serangan cepat Garuda berhasil menjebol gawang Oman tiga kali.
Performa ini membuktikan bahwa naturalisasi dan strategi Herdman mulai membuahkan hasil nyata.
Pencapaian ranking ke-118 ini juga menyamai posisi terbaik Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, yaitu pada Juli 2025. Bagi para suporter Garuda, ini adalah sinyal kuat bahwa Timnas sedang berada di jalur yang benar.
Dengan masih ada beberapa laga FIFA Matchday ke depan, peluang untuk terus mendaki ranking semakin terbuka lebar. Target masuk 100 besar bukan lagi mimpi semata, melainkan tujuan realistis yang bisa dicapai dengan konsistensi.
Di sisi lain, Oman yang sebelum pertandingan berada di peringkat ke-79 dengan 1.315,40 poin harus rela kehilangan 6,56 poin. Meski demikian, mereka masih bertahan di posisi tersebut.
Baca Juga:6 Jenis Kopi Produksi Garut yang MenduniaNegara Ungkap Alasan Nanik S. Deyang Dipilih Jadi Kepala BGN Baru
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi tim asal Timur Tengah itu, sementara bagi Indonesia menjadi modal berharga menuju agenda-agenda penting mendatang, termasuk persiapan Kualifikasi Piala Dunia atau turnamen regional.
