Garut Minim Lowongan Kerja, Pengangguran Capai 6,09 Persen

Radar Garut
Kadisnakertrans Garut, Nia Gania Karyana
0 Komentar

GARUT – Kepala Disnakertrans Garut, Nia Gania Karyana menyampaikan bahwa angka pengangguran terbuka di Garut saat ini berada di kisaran 6,09 persen.

Menurutnya, kelompok usia pelajar dan mahasiswa menjadi penyumbang terbesar dalam angka tersebut.

“Ya angka pengangguran kita itu hampir 6,09. Nah namanya pengangguran terbuka yang terbanyak itu adalah di pelajar dan mahasiswa,” ujarnya.

Baca Juga:Daerah Cimacan Garut Rawan Banjir, DPRD: Warga Diminta PindahPetugas Samsat Garut Jemput Bola Kunjungi Rumah Warga, Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan

Untuk menekan angka pengangguran, pihaknya mendorong para lulusan sekolah agar mengikuti pelatihan keterampilan di BLK.

Dengan memiliki keahlian, diharapkan mereka lebih siap memasuki dunia kerja.

“Nah makanya untuk menekan jumlah itu setiap pelajar yang memang bisa ditarik ke sini (BLK) untuk dilatih, sehingga keluar dari sekolah itu mereka punya keahlian,” ungkapnya.

Selain pelatihan di BLK, Nia menjelaskan bahwa upaya peningkatan kompetensi juga dilakukan di tingkat sekolah, khususnya di SMK melalui program Bursa Kerja Khusus (BKK).

“Dan memang tidak hanya di sini sebetulnya proses pelatihan itu, di tiap SMK itu ada yang sebut BKK, Bursa kerja khusus. Nah bursa kerja khusus itu sebetulnya seperti di BLK ini, hanya kita lebih ke arah masyarakat yang sudah lulus,” jelasnya.

Meski demikian, Disnakertrans menghadapi tantangan besar, yakni tingginya jumlah pencari kerja yang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.

Selain itu, keterbatasan kapasitas pelatihan di BLK juga menjadi kendala.

“Nah, yang terberat itu seperti di dinas tenaga kerja itu pencari kerjanya banyak, lowongan kerjanya sedikit. Kemudian kapasitas kami pun di BLK satu kali pelatihan hanya beberapa orang, sehingga ada beberapa orang lagi yang belum dapat terakomodir untuk bisa berlatih di sini,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sebelumnya menekankan pentingnya peningkatan kompetensi bagi para pencari kerja.

Baca Juga:Kekosongan Kepsek di Garut Masih Banyak, Kadisdik Sebut Dampak Adanya Aturan BaruSeleksi Sekda Garut Segera Dibuka, Bupati: Kandidat dari Luar Bisa Ikut

Menurutnya, keterampilan, pengetahuan, dan sikap kerja menjadi faktor utama dalam meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan.

“Ini akan pertama akan mengurangi pengangguran, meningkatkan kompetensi anak kita, mereka bisa diterima di tempat kerja dan juga menumbuh kembangkan wirausaha. Karena juga ada keterampilan yang bisa disebarkan di beberapa daerah yang jauh,” pungkasnya. (Rizka)

0 Komentar