DPRD Garut Tekan Transparansi Baznas

Radar Garut
Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan
0 Komentar

GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci utama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

Ia mengingatkan bahwa prinsip transparansi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang mewajibkan pengelolaan dana zakat dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:Garut Minim Lowongan Kerja, Pengangguran Capai 6,09 PersenDaerah Cimacan Garut Rawan Banjir, DPRD: Warga Diminta Pindah

Yudha menilai, laporan yang disampaikan melalui audit akuntan publik saja belum cukup.

Baznas juga perlu menyampaikan informasi secara luas kepada masyarakat terkait penyaluran zakat, infak, dan sedekah.

“Baznas harus melaporkan secara berkala kepada publik bahwa zakat yang disalurkan itu kemana saja agar publik mengetahui bantuan itu tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, keterbukaan tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan media digital agar informasi dapat diakses masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Sehingga di berbagai pelosok bisa mengakses, agar terbangun kepercayaan publik,” imbuhnya.

Selain mendorong transparansi, Yudha juga mengajak Baznas untuk memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan dana, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Garut.

“Karena begitu banyak kaum dhuafa di Garut, dan memang kita berharap adanya kolaborasi pendanaan,” ucapnya.

Baca Juga:Petugas Samsat Garut Jemput Bola Kunjungi Rumah Warga, Permudah Warga Bayar Pajak KendaraanKekosongan Kepsek di Garut Masih Banyak, Kadisdik Sebut Dampak Adanya Aturan Baru

Ia juga menyinggung praktik pengelolaan zakat di daerah lain, seperti Kota Tasikmalaya, yang dinilai telah memiliki sistem pengaturan yang lebih jelas melalui peraturan kepala daerah.

“Tidak perlu semua tapi ada yang benar-benar diarahkan oleh pemerintah daerah dan itu harus transparan. Saya sudah rapat dengan pak sekda, kita meminta kepada pak sekda agar meniru Kota Tasikmalaya,” katanya.

Yudha berharap, baik pengurus Baznas yang saat ini menjabat maupun ke depan, dapat memperkuat sistem pelaporan kepada publik secara berkala agar masyarakat mengetahui secara jelas penggunaan dana yang telah dihimpun.

“Saya berharap kepada kepengurusan Baznas selanjutnya atau yang sekarang agar Baznas Garut ini bisa melaporkan secara berkala kepada publik bantuannya kemana saja,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar