Timnas Futsal Indonesia Kalah Tipis 0-1 Dari Malaysia

(Instagram @timnasfutsal)
Timnas Futsal Indonesia kalah tipis dari Malaysia di kejuaran AFF 2026 (Instagram @timnasfutsal)
0 Komentar

RADARGARUT– Timnas Indonesia U-17 mengalami kekalahan yang mengecewakan dalam laga kedua Grup A Piala AFF U-17 2026.

Bertanding di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, pada Kamis malam, 16 April 2026, Garuda Muda takluk 0-1 dari Malaysia U-17.

Gol semata wayang Malaysia dicetak oleh Fareez Danial Fadzly pada menit ke-45 melalui skema tendangan sudut.

Baca Juga:Idul Adha 2026: Tanggal 27 Mei, Libur Panjang 3 Hari, Ini Persiapan Kurban dan Makna MendalamnyaCicilan KUR BRI April 2026 Semakin Ringan: Peluang Emas Bagi UMKM Dapat Modal Murah dengan Angsuran Terjangkau

Kekalahan ini membuat posisi Indonesia di grup semakin sulit, sehingga pertandingan terakhir melawan Vietnam menjadi penentu nasib lolos ke babak selanjutnya.

Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto, mantan striker Timnas senior Indonesia, tidak larut dalam kekecewaan. Ia justru melihat kekalahan ini sebagai evaluasi penting bagi perkembangan tim.

“Kami menciptakan banyak peluang, tapi finishing masih perlu ditingkatkan. Ini akan jadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi Vietnam,” ujarnya.

Dikutip dari beberapa artikel, tim sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan, terutama di babak kedua di mana Garuda Muda lebih mendominasi penguasaan bola.

Namun, beberapa kelemahan krusial muncul seeprti akurasi umpan yang kurang tepat, pengambilan keputusan yang belum optimal, serta kesalahan-kesalahan dasar yang merugikan.

“Melawan Malaysia ini, kami sudah antisipasi low block dan counter attack, tapi ada kesalahan yang harus dievaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” tambahnya.

Pelatih asal Jawa Tengah ini menekankan pentingnya disiplin dan fokus pada game plan. Tim harus lebih tajam dalam memanfaatkan peluang serta meningkatkan ketahanan mental ketika menghadapi pertahanan rapat lawan.

Baca Juga:Timnas U-17 Indonesia vs Malaysia Malam Ini, Garuda Muda Bidik Kemenangan Kedua!Menelusuri Jejak Sejarah Pasar Guntur Garut: Dari Pusat Barter Hingga Ikon Ekonomi Kota Intan

Evaluasi mendalam akan dilakukan tim pelatih, termasuk analisis video pertandingan, untuk memperbaiki performa sebelum laga krusial melawan Vietnam.

Kapten tim, Putu Ekayana asal Bali, mengakui rasa kecewa yang mendalam atas hasil tersebut.

“Perasaannya sangat kecewa, tapi kami sudah berjuang maksimal,” katanya.

Meski demikian, ia menilai para pemain tidak menyerah begitu saja. Di babak kedua, tim tetap berusaha mengejar ketertinggalan dan mencoba membalas gol Malaysia.

“Walaupun kebobolan, kami tidak merasa down dan tetap ingin membalas,” tambahnya.

Putu menegaskan bahwa kekalahan ini justru menjadi motivasi bagi seluruh skuad untuk bangkit. Para pemain akan melakukan introspeksi diri dan fokus pada perbaikan.

0 Komentar