Idul Adha 2026: Tanggal 27 Mei, Libur Panjang 3 Hari, Ini Persiapan Kurban dan Makna Mendalamnya

(Unsplash/radargarut.id)
Libur panjang Idul Adha 2026 dan maknanya (Unsplash/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Hari Raya Idul Adha 2026 semakin dekat. Umat Islam di Indonesia dan dunia sudah mulai mempersiapkan diri untuk merayakan salah satu hari besar Islam yang penuh berkah ini.

Berdasarkan prediksi resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah, Idul Adha 1447 H diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Tanggal ini bertepatan dengan 10 Zulhijjah 1447 Hijriah, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban atau Lebaran Haji.

Prediksi ini didasarkan pada kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kemenag serta maklumat resmi Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang menggunakan metode hisab hakiki. Pemerintah dan ormas Islam besar seperti NU dan Muhammadiyah sepakat bahwa Idul Adha 2026 akan dirayakan serentak pada 27 Mei 2026.

Baca Juga:Cicilan KUR BRI April 2026 Semakin Ringan: Peluang Emas Bagi UMKM Dapat Modal Murah dengan Angsuran TerjangkauTimnas U-17 Indonesia vs Malaysia Malam Ini, Garuda Muda Bidik Kemenangan Kedua!

Meski demikian, kepastian akhir tetap menunggu hasil sidang isbat rukyatul hilal yang dilakukan Kemenag mendekati awal Zulhijjah.

Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Adha 2026

Pemerintah telah menetapkan libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Berikut rinciannya:

Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha 1447 H (libur nasional)

Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha

Dengan demikian, masyarakat bisa menikmati libur panjang hingga 3 hari (27-29 Mei 2026) jika digabung dengan akhir pekan.

Ini menjadi momen tepat untuk berkumpul dengan keluarga, mudik ke kampung halaman, atau merencanakan liburan singkat sambil tetap menjalankan ibadah kurban.

Makna Idul Adha dan Ibadah Kurban

Idul Adha mengingatkan umat Islam pada kisah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya, Nabi Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Saat itu, Allah mengganti Ismail dengan seekor domba, sehingga ibadah kurban menjadi simbol pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

Pada hari tersebut, umat Muslim disunnahkan:

  • Melaksanakan shalat Idul Adha di masjid atau lapangan
  • Menyembelih hewan kurban (kambing, sapi, kerbau, atau unta)
  • Membagikan daging kurban kepada yang membutuhkan, tetangga, dan keluarga
  • Daging kurban dibagi menjadi tiga bagian: untuk keluarga, untuk dibagikan kepada tetangga/orang sekitar, dan untuk disedekahkan kepada fakir miskin. Ini menjadi momentum memperkuat tali silaturahmi dan meringankan beban sesama.
0 Komentar